Connect With Us

Langgar Prosedur Pembangunan, Warga Terdampak JORR 2 Tangerang Geruduk Kantor WIKA

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 15 Maret 2021 | 17:53

Tampak warga saat berunjuk rasa di depan kantor PT Wijaya Karya (WIKA) di Perumahan Banjar Wijaya, Cipondoh, Senin (15/3/2021). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Sekelompok warga Kampung Baru, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang menggeruduk kantor PT Wijaya Karya (WIKA) di Perumahan Banjar Wijaya, Cipondoh, Senin (15/3/2021). 

 

Sekelompok warga yang rumahnya terdampak penggusuran proyek jalan Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 itu geram karena pihak PT WIKA selaku kontraktor pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) dinilai telah menyalahi prosedur. 

 

Salah satu warga, Dedi Sutrisno mengatakan, pihaknya geram lantaran PT WIKA dinilai telah melanggar berbagai prosedur dalam melakukan pembangunan. 

"Mereka bekerja sudah enggak sesuai dengan SOP perjanjian yang di polres juga dilanggar karena proses pembangunan terus dilakukan hingga 24 jam," ujarnya saat dihubungi. 

 

Dalam aksi menggeruduk kantor PT WIKA, sekelompok warga ini menbawa sejumlah spanduk yang bertuliskan kalimat perjuangan. Namun, dalam aksi itu, tak satupun perwakilan dari PT. WIKA hadir menemui warga. 

"Kami, ingin pihak PT WIKA berkomitmen memenuhi perjanjian yang sudah disepakati," katanya. 

 

Kuasa Hukum warga dari LPBHNU Kabupaten Tangerang tersebut, Anggi Alwik Juli Siregar menambahkan, salah satu perjanjiannya adalah 27 bidang tanah warga yang saat ini masih dalam proses persidangan tidak boleh ada pengerjaan proyek sampai proses persidangan selesai. 

 

"Ada beberapa poin lagi, salah satunya warga tidak bisa dipidana apabila melarang pihak WIKA yang melaksanakan proyek. Warga minta kompensasi untuk bayar kontrakan dan itu juga dilanggar. Dan kedua ada SOP surat yang dibuat wika sendiri terkait pekerjaan mereka, proyek tersebut dilaksanakan sejak jam 8 sampai 17, namun saat ini  pelaksanaan proyek di atas jam tersebut," pungkasnya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

OPINI
Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Rabu, 4 November 2026 | 19:24

Pembangunan infrastruktur perkotaan sering kali menjadi panggung paling transparan dalam menguji efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Ruang publik dan fasilitas jalan bukan sekadar struktur fisik dari bahan semen dan aspal

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill