Connect With Us

Personel ini yang Bakal Muncul Jika Kota Tangerang Terdapat Bencana

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 27 Maret 2021 | 16:06

Relawan Korps Sukarela (KSR) saat mengikuti pelatihan memasak di dapur umum dalam rangka pasca bencana bagi peserta diklat. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com - Palang Merah Indonesia Kota Tangerang menggelar pelatihan dapur umum dalam rangka pasca bencana bagi peserta diklat relawan Korps Sukarela (KSR), Sabtu (27/3/2021). 

 

Pelatihan tersebut berlangsung di Markas PMI Kota Tangerang, Jalan Mayjen Sutoyo, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang selama 26-27 Maret 2021. 

Kadiv Penanggulangan Bencana PMI Kota Tangerang Agus Gilang Prabowo mengatakan, pelatihan itu digelar untuk mempersiapkan personel yang akan dibutuhkan jika kota ini terjadi bencana. 

 

"Penyelenggaraan dapur umum ini untuk melayani kebutuhan makan para penderita atau korban bencana dapat diselenggarakan oleh siapa saja. Ya siapa saja dapat menyelenggarakannya tentunya dengan kapasitas dalam dapur umum itu sendiri," ujar Agus. 

Menurutnya, pelatihan dapur umum ini merupakan kegiatan yang tidaklah mudah dan juga tidak bisa dibilang sulit karena memang di dalam dapur umum ini harus memiliki kapasitas dan kemampuan dalam mengelolanya. 

 

"Pelatihan dapur umum ini kita tidak hanya diberdayakan untuk siaga Kota Tangerang sendiri, melainkan bila kita juga diminta untuk membantu kota lain.  Karenanya kita akan siap karena kita di pelatihan ini sudah dibekali ilmu dan praktik," katanya. 

 

Calon relawan PMI Kota Tangerang, Rizqullah mengatakan, dirinya sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan ini. 

 

"Tentunya banyak pelajaran yang saya dapat di sini. Sebab, bagus untuk bersosialisasi,"pungkasnya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill