Connect With Us

Warga Benda Tangerang Demo DPR Tuntut Ganti Untung Pembebasan Tol JORR

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 8 April 2021 | 17:33

Peserta demo melakukan teatrikal dengan mengubur diri dalam aksi unjuk rasa korban pembebasan tol JORR II di depan Gedung DPR RI, Jakarta. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sekelompok aktivis dari Barisan Perjuangan Rakyat dan warga Kecamatan Benda, Kota Tangerang yang merupakan korban pembebasan lahan JORR II menggelar aksi demo di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (8/4/2021). 

Mereka menyampaikan aspirasinya kepada wakil rakyat untuk menuntut kompensasi yang layak. Kasus ini sudah bergulir ke PN Tangerang, namun disebut tak kunjung selesai. Masyarakat ini merupakan korban atas dampak pembebasan lahan untuk proyek tol JOR II ini. Sedangkan warga sudah tidak punya tempat tinggal. 

Salah satu warga Benda yang ikut serta dalam demo itu, Dedi Sutrisno mengatakan, kedatangan warga untuk menagih janji DPR RI terkait penyelesaian masalah yang terjadi di Benda. 

Terlebih sebelumnya, DPR RI berjanji akan memberikan solusi. "Tujuannya ingin minta advokasi ke DPR RI," ujarnya. 

Dalam aksinya, para demonstran melakukan teatrikal dengan mengubur diri tepat di depan gerbang Gedung DPR RI.

 Yel-yel dan spanduk tuntutan dibentangkan mewarnai aksi tersebut. Nampak unjuk rasa dikawal oleh aparat Kepolisian. Meski demikian, aksi tersebut berjalan kondusif. 

"Kita minta bantuan DPR RI untuk mengenai permasalahan yang ada di Benda. Belum ada penyelesaian dengan warga," kata Dedi. 

Setelah beberapa waktu melakukan aksi, sekira pukul 16.00 para mereka pun diterima perwakilan DPR RI. Tetapi bukan anggota dewan yang menerima mereka, melainkan hanya staf saja. 

"Alhamdulilah audiensi kita diterima. Cuma kita hanya audiensi dengan staff saja karena para dewan sudah pada pulang," kata Dedi. 

Dedi menambahkan, pada audiensi tersebut perwakilan DPR RI meminta warga untuk kembali pada besok atau Jumat (9/4/2021). Setelah itu, mereka pun kembali ke posko di Kampung Baru, Kecamatan Benda. 

"Pertemuan ini sudah dijadwalkan. Insyallah besok kita kembali tapi bukan untuk aksi kami akan langsung bertemu dengan dewan. Karena kebetulan akan ada sidang paripurna," pungkasnya. (RED/RAC)

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

KAB. TANGERANG
Belum 24 Jam Dicor Sudah Retak, Proyek Jalan di Sepatan Dibongkar Ulang

Belum 24 Jam Dicor Sudah Retak, Proyek Jalan di Sepatan Dibongkar Ulang

Jumat, 4 September 2026 | 19:23

Jalan Raya Gardu Tanah Merah atau Jalan Pisangan Pakuhaji di Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, terpaksa dibongkar ulang menggunakan ekskavator meskipun proses pengecorannya belum sepenuhnya selesai.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

BANTEN
BPK Audit 3 Sektor Strategis Pemprov Banten, Andra Soni Minta OPD Kooperatif dan Transparan

BPK Audit 3 Sektor Strategis Pemprov Banten, Andra Soni Minta OPD Kooperatif dan Transparan

Jumat, 4 September 2026 | 22:21

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Banten mulai melakukan pemeriksaan semester II Tahun 2026 terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill