Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija
Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TANGERANGNEWS.com-Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang membuka posko pelayanan selama 24 yang yang terbagi 3 kloter, untuk membantu instansi pemerintah maupun pihak keamanan dalam melakukan pemantauan di jalur penyekatan pemudik di daerah perbatasan Kota Tangerang, Jumat (7/5/2021).
Kabiro Humas PMI Kota Tangerang Ade Kurniawan mengatakan, tim terbagi menjadi empat wilayah untuk melakukan pemantauan penyiagaan, di antaranya wilayah Batuceper, Ciledug, pusat kota, dan Jatiuwung.
Menurutnya di masing-masing posko itu telah tersedia armada serta personel untuk kelancaran.
“Untuk armada, kami menyiagakan ambulans sebanyak 3 unit kemudian motor respon sebanyak 4 unit yang dilengkapi personil kurang lebih ada 30 relawan yang terdiri dari karyawan, KSR (Korps Sukarela), Forpis, TSR, relawan PMI Kecamatan dan Sibat,” kata Ade di Markas PMI Kota Tangerang.
Adapun untuk di setiap posnya, PMI menyiagakan 2-4 relawan selama arus mudik berlangsung dengan menyediakan alat-alat pertolongan pertama.
“Saya berharap kepada masyarakat tetap ikuti aturan pemerintah terkait untuk tidak mudik terlebih dahulu supaya keluarga yang di kampung halaman aman," katanya.
Ade menambahkan, selama ini PMI Kota Tangerang menyediakan pula layanan telepon kedaruratan di 021-5524521 atau nomor WhatsApp di 08111799616 layanan telepon kedaruratan Divisi Pelayanan Kesehatan PMI Kota Tangerang tersebut diklaim siaga 24 jam.
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TODAY TAGMembuka gerai ritel modern seperti Alfamart merupakan investasi yang menjanjikan, namun tetap memerlukan perencanaan modal yang matang.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat, sebanyak 9 kecamatan di wilayahnya masih tergenang banjir hingga hari ini.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews