Connect With Us

Awas Penguntil Jaket Mahal Berkeliaran di Tangerang, kata Polisi Komplotan Ini Punya Trik Begini 

Tim TangerangNews.com | Kamis, 3 Juni 2021 | 17:54

Kedua pelaku saat hendak mencuri jaket kulit yang berada di toko Saung Kulit Alh-Hidayah, Jalan H Masyur No.10 RT 1 RW 3 Nerogtog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Kamis 3 Juni 2021. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Tindak pencurian terjadi di toko Saung Kulit Alh-Hidayah, Jalan H Masyur No.10 RT 1 RW 3 Nerogtog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang dekat Lampu Merah Gondrong. Dua komplotan penguntil tersebut berhasil tertangkap CCTV, baik wajah maupun cara mereka mencuri. Namun, hingga kini pelaku belum berhasil ditangkap aparat. 

“Jadi mereka datang naik motor, tetapi beda motor dan hanya berselang beberapa detik tiba di toko. Satu pelaku menggunakan N-MAX dengan Nopol A 2242 FAH dan satunya lagi, menggunkan motor Lexi tidak tampak Nopol-nya,” ujar Ulul Azmi,22, pemilik toko tersebut kepada TangerangNews, Kamis 3 Juni 2021.

Dia membeberkan modus pelaku, yakni dengan cara salah satu dari pelaku mencoba mengalihkan perhatian korban yang saat itu sedang berjaga sendiri. Sedangkan satu pelaku lain memasukan dua jaket senilai Rp2 Juta.

 

“Karena Jaket kulit asli jadi mahal memang. Ketika salah satu menawar dengan menutupi pandangan saya, pelaku lain memasukan ke dalam celana. Jadi kata Pak Polisi, pelaku ini memang menggunakan celana khusus agar bisa memuat barang curian, termasuk jaket. Biasanya kalau pencuri menggunakan jaket, ini enggak pakai jaket yang pelaku satunya,” terangnya. 

Atas peristiwa tersebut korban pun akhirnya melaporkan peristiwa yang terjadi pada Minggu 30 Mei 2021 itu sekitar pukul 15.00 WIB. 

“Berselang itu hari itu juga saya laporkan. Saya telah berikan bukti rekaman CCTV.  Karena saya khawatir pelaku masih beredar di sekitar Tangerang,” tuturnya. (RED/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

TANGSEL
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Wali Kota Tangsel Beberkan Target 100 Hari Tangani Sampah

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Wali Kota Tangsel Beberkan Target 100 Hari Tangani Sampah

Jumat, 9 Januari 2026 | 19:06

Pasca didemo oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (BEM UMJ) terkait penangan sampah, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, langsung angkat bicara.

BANTEN
Gubernur Banten Instruksikan OPD Kebut 8 Program Prioritas

Gubernur Banten Instruksikan OPD Kebut 8 Program Prioritas

Kamis, 8 Januari 2026 | 23:15

Gubernur Banten Andra Soni menginstruksikan seluruh Kepala Organsiasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempercepat pelaksanaan program prioritas yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan kebijakan nasional.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill