Connect With Us

Ikut Verifikasi Hybrid Kota Layak Anak, Kemen PPPA Kagum dengan Pemkot Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 11 Juni 2021 | 14:54

Pemkot Tangerang tengah ikut verifikasi lapangan hybrid (VLH) Evaluasi Kota Layak Anak (KLA) 2021 yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI secara virtual, Rabu 9 Juni 2021. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang mengikuti tahapan verifikasi lapangan hybrid (VLH) Evaluasi Kota Layak Anak (KLA) 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI secara virtual, Rabu 9 Juni 2021.

Dalam verifikasi ini, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Tangerang bersama, instansi vertikal pemerintah terkait serta stakeholder ikut memaparkan sejumlah program dan fasilitas apa saja yang sudah direalisasikan untuk mewujudkan Kota Tangerang sebagai Kota Layak Anak.

Semisal soal upaya meminimalisir pernikahan anak di bawah umur. Pemkot Tangerang bersama Kementerian Agama dan MUI, membentuk lembaga konsuling yakni, organisasi Badan Penasehat Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4).

“Kita juga menyelenggarakan bimbingan/konseling pra nikah. Upaya ini untuk pencegahan kawin anak dan supaya mereka siap secara mental dan psikologis menghadapi kehidupan rumah tangga,” jelas kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang Jatmiko.

Selain itu, Kota Tangerang juga terdapat Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga). Di sana tersedia  psikolog yang akan membantu memberi bimbingan dan advokasi terkait permasalahan perempuan dan anak.

Sementara dari bidang kesehatan, Pemkot Tangerang telah menunjuk rumah sakit, yakni RS Annisa, untuk  melakukan tindakan persalinan ibu hamil penderita COVID-19. Sehingga ibu dan anaknya bisa selamat.

Di dalam rumah isolasi COVID-19 yang berjumlah enam, dengan 426 tempat tidur, juga disediakan ruangan khusus ibu hamil serta anak di bawah umur yang terpapar covid. 

	Pemkot Tangerang tengah ikut verifikasi lapangan hybrid (VLH) Evaluasi Kota Layak Anak (KLA) 2021 yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI secara virtual, Rabu 9 Juni 2021.

Lalu, pada puskesmas, desainnya dibuat agar layak dikunjungi dan dekat dengan anak. Selain itu untuk pelayanan selama pandemi, sebisa mungkin tidak berinteraksi langsung dengan anak untuk mencegah penularan.

“Ada acara lain saat pandemi untuk mengontrol dan memantau tumbuh kembang anak, yakni pakai aplikasi. Jika dibutuhkan ada layanan jemput bola, Kunjungan Rumah Terintegrasi, yang langsung ke rumah warga untuk memeriksa anak,” jelas Jatmiko.

Pada bidang pendidikan, Kota Tangerang telah menerapkan Sekolah Adiwiyata  berbasis lingkungan yang kental dengan zona ramah anak di tingkat SD dan SMP. Hingga kini sudah ada 484 Sd dan 39 SMP yang mengusung konsep Adiwiyata, bahkan beberapa sekolah sudah memenangkan kompetisi di tingkat provinsi sampai nasional.

Fasilitas kebudayaan pun disediakan untuk mengembangkan kebudayaan lokal seperti tari-tarian, pencak silat dan beksi. Untuk mendukung penampilan seni anak-anak juga tersedia gedung budaya.

Anak-anak yang hendak melakukan kegiatan di  luar lingkungan juga sudah terfasilitasi dengan tempat bermain ramah anak di taman-taman tematik. “Kita punya berbagai taman tematik, hanya selama pandemi ditutup untuk mencegah penyebaran COVID-19,” jelas Jatmiko.

Pemaparan tersebut mendapat apresiasi dari Tim VLH Evaluasi Kota Layak Anak. Mereka tercukupi dengan berbagai fasilitas yang tersedia di Kota Tangerang untuk anak.

“Sudah cukup bagus fasilitasnya ya. Puskesmas sudah bagus, ada ruang bermain anak, ruangan penyakit menular dan tidak menular dipisah. Kami senang mendengarnya. Karena kami berharap banyak disediakan ruang terbuka untuk aktifitas fisik, supaya anak tidak hanya pegang gadget saja,” ujar salah satu pihak Tim VLH. (RAZ/RAC)

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

TANGSEL
 339.200 Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Tangsel Terdampak Kekeringan

339.200 Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Tangsel Terdampak Kekeringan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:30

Sepanjang 8 Juli hingga 11 Agustus 2026, sebanyak 339.200 liter air bersih telah didistribusikan kepada warga terdampak kekeringan di sejumlah wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill