Connect With Us

Belum Setahun, Jembatan Cibodas Ambrol

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 5 Oktober 2010 | 16:51

Arief Rachadiono Wismansyah (tangerangnews / tangerangnews/dira)

TANGERANGNEWS-Kondisi  Jembatan (Overpass)  Cibodas di Jalan Raya Gatot Subroto, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, rusak parah. Padahal, menurut Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, jembatan tersebut belum sampai setahun dioperasikan.


Jembatan Cibodas yang menghubungkan arus kendaraan dari arah Serang menuju Jakarta melalui Kota Tangerang dan sebaliknya, dibangun oleh Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dengan pelaksananya PT Nugraha Adi Taruna dan PT Rama Abadi Pratama.
 
"Baru Desember 2009 lalu. Belum sampai satu tahun dioperasikan, kondisi jembatan banyak yang sudah mengalami kerusakan dan ambrol jalanya," ujar Arief, kemarin 
Menurut Arief, Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang pada jembatan sepanjang 770 meter dan lebar 30 meter tersebut, ditemukan banyak ketidaksempurnaan konstruksi bangunan. Arief menyebutkan beberapa kekurangan tersebut, yaitu, terjadi penurunan permukaan badan jalan hingga mencapai 10 centimeter sepanjang 12 meter pada kedua bagian ujung jembatan tersebut. 
 

 
Selain itu,  Arief melanjutkan, pada beberapa baja konstruksi sheetpile dan dinding parapet mengalami keretakan hingga mencapai tiga centi meter. Menurut Arief, posisi konstruksi baja tersebut saat ini juga mengalami kemiringan.
 
Menurutnya, selama ini pihaknya telah mengadukan masalah tersebut dengan mengirimkan surat kepada Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum untuk segera memperbaiki jembatan itu sebanyak tiga kali. Namun, satupun surat yang dikirimkan tidak mendapat respon sama sekali.
 
Menurutnya, isi surat terakhir tersebut berisi peringatan kepada Kementerian Pekerjaan Umum. Pemkot Tangerang mengancam jika dalam waktu 14 hari jembatan tidak segera diperbaiki, maka Pemkot Tangerang akan mengadukan persoalan tersebut kepada Presiden SBY.(dira)
 

 

NASIONAL
PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:44

PT PLN (Persero) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang energi panas bumi atau geotermal nasional dari 2,8 gigawatt (GW) saat ini menjadi 7,9 GW pada 2033.

BANTEN
Atasi Krisis Dokter Spesialis, Dinkes Banten Gunakan Rontgen Portabel Berbasis AI untuk CKG

Atasi Krisis Dokter Spesialis, Dinkes Banten Gunakan Rontgen Portabel Berbasis AI untuk CKG

Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:18

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten menggunakan teknologi rontgen portabel yang dilengkapi Artifisial Intelligence (AI) untuk melakukan analisis penyakit dalam yang dialami masyarakat dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill