Connect With Us

Gegara Ikut Swab, Calon Penumpang Tertinggal Kereta di Stasiun Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 21 Juni 2021 | 15:21

Kegiatan pelaksanaan swab antigen guna mencegah penyebaran COVID-19, Senin 21 Juni 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pelaksanaan swab antigen COVID-19 secara acak kepada penumpang Commuter Line atau kereta, ternyata dikeluhkan masyarakat. 

Salah satu penumpang, Rizal mengaku  pelaksanaan swab antigen ini membuat dirinya tertinggal jadwal kereta di Stasiun Tangerang. 

"Terganggu ya pastilah. Kan tadi kereta datang jadi kelewat, jadi keganggu, cuma demi protokol bersama," ujarnya saat ditemui di lokasi, Senin 21 Juni 2021. 

Meski demikian, dia tak mempermasalahkan dirinya tertinggal kereta. Sebab, menurutnya pelaksanaan swab antigen acak untuk kebaikan bersama. 

Indri, penumpang lainnya, mengaku tidak keberatan dengan adanya swab antigen acak. 

Bahkan, ia berharap test swab ini dilakukan untuk seluruh pengguna commuter line tersebut. 

"Soalnya kan penumpangnya juga banyak dari sini. Apalagi (kasus) COVID-19 lagi naik-naiknya juga kan, kalau bisa semuanya di swab," kata Indri. 

Kepala Stasiun Tangerang Eka Gusti Fadli mengatakan sebanyak 20 penumpang commuter di Stasiun Tangerang dilakukan swab antigen. Adapun hasilnya, seluruh pengguna negatif. (RAZ/RAC)

WISATA
Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:15

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama akhir pekan panjang, terhitung Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026.

SPORT
PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert

PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:24

Ketua Badan Tim Nasional Sumardji menyinggung lemahnya kedisiplinan pemain Timnas Indonesia pada era kepelatihan Patrick Kluivert.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill