Connect With Us

Kapolres Tangerang Pusing Anggotanya Banyak Terpapar COVID-19

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 23 Juni 2021 | 15:09

Polres Metro Tangerang Kota melakukan vaksinasi jenis AstraZeneca guna mencegah penyebaran COVID-19. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Anggota Kepolisian dari Polres Metro Tangerang Kota disebut banyak yang terpapar COVID-19. Pasalnya, penyebaran virus belakangan ini begitu masif. 

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Deonijiu De Fatima mengatakan, beberapa hari ke belakang ini banyak anggotanya yang positif COVID-19. Para anggotanya juga menularkan ke keluarganya di rumah. 

"Pada saat ini ada banyak anggota yang melaksanakan tugas pencegahan COVID-19 malah banyak anggota yang terpapar dan lari ke keluarga," jelas Deonijiu di Mapolres Metro Tangerang Kota, Rabu 23 Juni 2021. 

Polres Metro Tangerang Kota pun langsung melakukan vaksinasi COVID-19 berjenis AstraZeneca.

Menurut Kapolres, sebanyak 500 vaksin akan disuntikan secara bertahap selama tiga hari ke depan. 

"Kami fokuskan hari ini untuk anggota dan keluarganya. Sudah berjalan 180-an dan ini disiapkan untuk 500 tapi lihat waktu dan sampai sedapatnya karena ada anggota melaksanakan tugas," tuturnya. 

Kapolres menambahkan, vaksinasi juga bertujuan untuk mencegah adanya klaster keluarga di Kota Tangerang. 

"Kita antisipasi adanya klaster keluarga di Polri, karena anggota ini kan dia menjalankan tugas bersentuhan langsung dengan masyarakat yang terpapar dan melakukan mikro lockdown," jelasnya. 

Sebagai informasi, sebanyak 23 dari 104 kelurahan di Kota Tangerang masuk sebagai zona merah penyebaran COVID-19. Lalu, ada tiga dari 13 kecamatan yang kini berstatus zona oranye COVID-19. (RED/RAC)

NASIONAL
Purbaya Naikan Anggaran TKD 2027 Jadi Rp735 Triliun, Fokus ke Daerah dengan PAD Rendah 

Purbaya Naikan Anggaran TKD 2027 Jadi Rp735 Triliun, Fokus ke Daerah dengan PAD Rendah 

Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53

Pemerintah merancang anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp735 triliun dalam RAPBN 2027. Anggaran tersebut lebih tinggi dibandingkan outlook TKD 2026 yang tercatat Rp696,9 triliun.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill