VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan
Senin, 21 September 2026 | 17:09
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TANGERANGNEWS.com-Abu Sopyan, Sekretaris Camat (Sekcam) Tangerang, Kota Tangerang meninggal, Senin 5 Juli 2021 pagi.
Kabar meninggalnya Abu Sopyan ini dibenarkan Camat Tangerang Ahmad Zuldin ketika dikonfirmasi. Namun belum diketahui penyebab almarhum meninggal. Apakah karena terpapar COVID-19, atau memiliki riwayat penyakit lain.
"Iya betul. Almarhum sempat dirawat di rumah sakit. Masih menunggu keterangan dari sana," ujarnya kepada TangerangNews.
Sebagai koleganya, Zuldin menganggap Abu Sopyan merupakan sosok yang gigih dalam bertugas mengabdi kepada masyarakat. "Orang yang baik dan luar biasa dalam pengabdian. Kami sangat kehilangan sosok beliau," ucapnya.

Zuldin pun menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada rekan kerjanya itu. “Innalilahi wa innailaihi rojiun. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah, dan keluarga yang ditinggal diberikan ketabahan,” ungkapnya.
Diketahui, Abu Sopyan yang merupakan mantan Lurah Babakan dikenal sebagai sosok yang rajin dan gigih. Pada tahun 2017, almarhum bekerja keras sebagai penggerak warganya dalam mendirikan kampung tematik pertama di Kota Tangerang yang kini jadi lokasi wisata favorit, yakni Kampung Bekelir.
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TODAY TAGKepolisian telah menangkap pelaku pembunuh seorang wanita berinisial PAI, 25, di ruko cuci steam motor, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Sabtu 26 September 2026.
PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews