KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan sedang menyiapkan vaksinasi untuk anak-anak sebagai pertahanan tubuh selama pandemi COVID-19.
Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, vaksinasi segera diberikan bagi anak usia 12 tahun sampai 18 tahun secara gratis.
“Karena memang saat ini virus corona tidak hanya menyerang lansia dan orang dewasa saja, anak-anak juga terpapar virus varian dari COVID-19 ini,”ujarnya di Puspemkot Tangerang, Selasa 13 Juli 2021.
Saat ini Pemkot Tangerang masih terus memberikan vaksin kepada masyarakat dewasa di Kota Tangerang.
Vaksin ini akan terus diberikan untuk membentuk herd imunity. Adapun masyarakat yang belum vaksin, bisa mendaftar maupun mendapatkan informasi di kecamatan atau kelurahan setempat.
“Saat ini Pemkot Tangerang sudah mengeluarkan 400 ribu lebih vaksin untuk masyarakat," katanya.
Arief menambahkan, kondisi Kota Tangerang masih dalam zona merah, bahkan sampai saat ini rumah sakit tingkat huniannya masih 92 persen.
“Tidak hanya rumah sakit, TPU Selapajang juga sudah semakin penuh karena lahan yang ada sudah terisi oleh pasien COVID-19 yang meninggal dunia. Untuk itu, masyarakat diminta tetap waspada karena Kota Tangerang masih dalam kondisi yang tidak baik-baik saja. Tetap jaga protokol kesehatan, dan ikuti anjuran pemerintah daerah,” pungkasnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.
Dampak kemarau panjang yang telah berlangsung selama enam bulan terakhir membuat warga Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, mengalami krisis air bersih yang parah.
Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews