Connect With Us

Warga Protes Pemadaman PJU di Kota Tangerang karena Bayar Pajak, Pengamat: Alasan Langgar PPKM

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 16 Juli 2021 | 14:46

| Dibaca : 5371

Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kebijakan Pemerintah Kota (pemkot) Tangerang melakukan pemadaman lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik rawan terjadinya kerumunan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diprotes masyarakat.

Banyak warga yang menilai upaya mengurangi mobilitas di malam hari dengan memadamkan PJU ini malah menimbulkan masalah baru. Jalan yang dibuat gelap gulita tersebut dianggap rawan kriminalitas.

Menanggapi hal itu, Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing mengungkapkan segala upaya Pemerintah Kota Tangerang maupun masyarakat umum, yang bertujuan baik, dalam pengendalian COVID-19 harus didukung penuh. 

“Terlebih dalam pemadaman PJU di malam hari. Buat saya, ini hal baik, yang harusnya didukung secara penuh oleh semua pihak, terutama masyarakat Kota Tangerang-nya sendiri," ungkap Emrus, Jumat 16 Juli 21.

Menurutnya, malam hari berpotensi terjadi kerumunan yang akhirnya menyebabkan tingginya peningkatan kasus dengan segala varian virus. "Jadi buat saya, apa yang harus dikritik masyarakat, harusnya didukung lah,” katanya.

Jika ada masyarakat yang mengeluh atau berkomentar terkait patuh bayar pajak, namun lampu PJU malah dimatikan, menurut Emrus itu hanyalah alasan mereka untuk tidak patuh pada aturan PPKM yang sudah ditetapkan secara nasional. 

“Jangan lah bersembunyi dari kalimat bayar pajak. Bukanlah lebih penting keselamatan manusia banyak? Pemerintah Kota Tangerang menyelamatkan keselamatan manusia ditengah bencana COVID-19 ini, jadi jangan serta merta," tutur Emrus.

Dikatakannya, hal-hal yang diungkapkan masyarakat itu harus dinomor duakan karena kebijakan tersebut dilakukan di tengah kondisi yang genting atau mendesak. 

Meski demikian, kebijakan pemadaman PJU ini memang juga harus beriringan dengan penanganan aspek keamanan.

“Jangan sampai bertujuan baik malah jadi buruk. Tapi, jika diketahui Satpol PP, TNI, Polri setempat yang saya yakin pasti juga bergerak untuk patroli. Jadi, buat saya ayolah semua pihak untuk mengerti, mematuhi, dan mendukung. Semua ini untuk kebaikan bersama,” tegasnya. 

Jika masyarakat merasa ada yang kurang dalam penanganan COVID-19 di Kota Tangerang, tak perlu ragu melakukan kritikan, melalui wadah-wadah yang bisa disampaikan ke pemerintah setempat. 

“Jika masyarakat merasa ada yang kurang dalam penanganan pandemi di hal-hal yang lain, juga jangan ragu bersuara dan mengkritik. Karena semua demi kebaikan bersama, dan keselamatan manusia banyak,” tutupnya.

BANDARA
Imigrasi Bandara Soetta Amankan Dua Kru Pesawat Kargo Asal China

Imigrasi Bandara Soetta Amankan Dua Kru Pesawat Kargo Asal China

Minggu, 23 Januari 2022 | 06:00

TANGERANGNEWS.com - Dua orang warga negara China yang merupakan kru alat angkut CP Airlines dengan nomor penerbangan CYZ251 diamankan petugas Imigrasi Bandara Soekarno-Hatt

OPINI
Era Baru Demokrasi Electoral di Indonesia – Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 

Era Baru Demokrasi Electoral di Indonesia – Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:21

TANGERANGNEWS.com-Sebagaimana kita ketahui bersama, sejak tahun 2021 hiruk pikuk mengenai kapan berlangsungnya Pemilihan Umum 2024 begitu ramai diperbincangkan bahkan sampai pada obrolan di warung kopi

NASIONAL
Menko Airlangga Dukung Pemberdayaan UMKM Melalui Peningkatan Porsi Kredit

Menko Airlangga Dukung Pemberdayaan UMKM Melalui Peningkatan Porsi Kredit

Jumat, 28 Januari 2022 | 21:46

TANGERANGNEWS.com-Melanjutkan rangkaian dari kegiatan Kajian Buku Pembiayaan UMKM pada 2021 yang telah dilaksanakan di Surabaya, Bengkulu, dan Medan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

TANGSEL
Kasus Harian Covid-19 di Tangsel Cetak Rekor, Bertambah 662 Temuan Baru

Kasus Harian Covid-19 di Tangsel Cetak Rekor, Bertambah 662 Temuan Baru

Jumat, 28 Januari 2022 | 21:01

TANGERANGNEWS.com-Lonjakan kasus Covid-19 di wilayah Tangerang Selatan semakin tinggi. Per 28 Januari 2022 ini, Dinas Kesehatan mencatat ada penambahan sebanyak 662 kasus harian baru Penambahan kasus harian

"Ambil Lompatan Keyakinan dan Mulailah Tahun Baru yang menakjubkan ini dengan rasa percaya"

Sarah Brightman