Mural 404: Not Found Presiden Jokowi terpampang di Jalan Pembangunan satu, Kelurahan Batu Jaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)
TANGERANGNEWS.com-Mural berisi dugaan pelecehan terhadap gambar wajah mirip Presiden Joko Widodo terpampang di kolong jembatan kereta api Bandara Internasional Soekarno- Hatta, tepatnya di Jalan Pembangunan satu, Kelurahan Batu Jaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Banten.
Pada gambar tersebut terdapat tulisan kode "404:not found" yang memiliki arti error tidak diketemukan, menutupi kedua mata .
Disinyalir mural ini telah ada sejak awal tahun lalu. Namun luput dari perhatian publik.
Pada mural tersebut terdapat tulisan kode tertentu yang mengarah pada dugaan pelecehan yakni kode "404:not found" yang memiliki arti error tidak diketemukan.
Tulisan dengan material cat semprot tersebut tertera dengan menutupi kedua mata gambar mirip Presiden Jokowi
Sedangkan tulisan besar di samping kanan dan kiri gambar merupakan identitas dari pembuat mural yakni aeroboi mont and muska.
Jamaludin, Lurah Batu Jaya mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Polsek Batuceper untuk menindak lanjutinya. Mural tersebut diduga muncul sebagai kegelisahan atas penanganan pandemi COVID-19.
Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota menerapkan rekayasa lalu lintas selama beberapa hari ke depan seiring dengan penggunaan lokasi tersebut sebagai salah satu titik syuting film internasional terbaru yang dibintangi Lisa BLACKPINK
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.
Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""