Connect With Us

Di Depan Kader PDIP, Wali Kota Tangerang Sarankan Bijak Soal Mural

Tim TangerangNews.com | Selasa, 17 Agustus 2021 | 18:44

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menegaskan penghapusan mural yang berisi dugaan pelecehan terhadap wajah mirip Presiden Joko Widodo harus disikapi secara bijak. Hal itu dikatakan Arief di depan Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Sugeng Wibowo yang merupakan kader PDIP. 

Meski begitu, Arief menyampaikan penghapusan mural-mural tersebut karena terdapat pelanggaran Perda nomor 6 tahun 2011 tentang Ketertiban Umum. “Harus bijak dalam menanggapi polemik mural tersebut,” pesan Arief seraya mengajak komunitas mural untuk membuat mural berisikan pesan pembangunan negara dan menjaga keamanan Kota Tangerang. 

Pernyataan tersebut diutarakan Arief usai memimpin upacara peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 di balaikota Tangerang, Selasa 17 Agustus 2021. 

Tindakan penghapusan baik mural yang mirip Presiden Jokowi di Batuceper dan yang mengkritik pemerintah di Ciledug lebih kepada pelanggaran Perda. 

“Saya minta masyarakat tidak terpancing dan tidak provokasi karena isi dari mural tersebut merupakan ekspresi dari pembuatnya,” terangnya.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

KOTA TANGERANG
Suhu Panas di Kota Tangerang Capai 35 Derajat Minggu Ini

Suhu Panas di Kota Tangerang Capai 35 Derajat Minggu Ini

Senin, 12 Oktober 2026 | 15:21

Kota Tangerang masuk kategori Awas dalam Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis Dasarian I Oktober 2026 berdasarkan surat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tertanggal 5 Oktober 2026.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill