Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )
TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menegaskan penghapusan mural yang berisi dugaan pelecehan terhadap wajah mirip Presiden Joko Widodo harus disikapi secara bijak. Hal itu dikatakan Arief di depan Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Sugeng Wibowo yang merupakan kader PDIP.
Meski begitu, Arief menyampaikan penghapusan mural-mural tersebut karena terdapat pelanggaran Perda nomor 6 tahun 2011 tentang Ketertiban Umum. “Harus bijak dalam menanggapi polemik mural tersebut,” pesan Arief seraya mengajak komunitas mural untuk membuat mural berisikan pesan pembangunan negara dan menjaga keamanan Kota Tangerang.
Pernyataan tersebut diutarakan Arief usai memimpin upacara peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 di balaikota Tangerang, Selasa 17 Agustus 2021.
Tindakan penghapusan baik mural yang mirip Presiden Jokowi di Batuceper dan yang mengkritik pemerintah di Ciledug lebih kepada pelanggaran Perda.
“Saya minta masyarakat tidak terpancing dan tidak provokasi karena isi dari mural tersebut merupakan ekspresi dari pembuatnya,” terangnya.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
Mayapada Hospital Tangerang (MHTG) yang berada di bawah naungan Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk.) siap mengoperasikan fasilitasnya sebagai pusat rujukan kanker di Provinsi Banten.
Pemerintah Provinsi (Pemptov) Banten mendorong agar seni bela diri tradisional pencak silat dapat dijadikan sebagai muatan lokal (mulok) maupun kegiatan ekstrakurikuler di berbagai satuan pendidikan.
Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura Kargo (APK) berinisial GM ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang dalam perkara dugaan korupsi kerja sama pengoperasian pesawat udara tahun 2022.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""