Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar
Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan Kota Tangerang mulai melakukan vaksinasi massal dengan sasaran 3.157 ibu hamil, yang telah terdaftar di 38 pusat kesehatan masyarakat dan RSUD Kota Tangerang, Kamis 19 Agustus 2021.
Antusias yang tinggi membuat para ibu hamil datang langsung ke pusat vaksinasi, untuk mendaftarkan diri di tempat. Seperti yang terjadi di Puskesmas Cipadu, Kecamatan Larangan.
Salah seorang ibu hamil bernama Nuryati contohnya, yang mencoba datang langsung ke Puskesmas Cipadu ketika mengetahui adanya vaksinasi khusus untuk ibu hamil.
“Saya daftar langsung di tempat untuk dapet vaksin jenis sinovac, tadi langsung dilayani,” ujarnya.
Berbeda dengan nuryati, ibu hamil lainnya, Nuraini, sebelumnya telah mendaftarkan diri secara daring. Dia irinya ikut vaksinasi untuk melindungi diri dan buah hatinya, agar tetap sehat sepanjang pandemi COVID-19.
Sementara Kepala Puskesmas Cipadu Ani Ernawati harus menyiapkan beberapa termin vaksinasi untuk ibu hamil karena antisuas tinggi.
“Sebanyak 22 ibu hamil telah daftar secara daring. Namun ada yang datang untuk daftar di tempat. Kita tetap melayani sepanjang memenuhi persyaratan dan hasil screening dalam kondisi sehat,” ujarnya.
Menurutnya, syarat ibu hamil yang mendapatkan vaksinasi ini yakni usia kehamilan telah masuk 13 sampai 33 minggu. “Sebelumnya mereka juga telah dilakukan screening secara ketat dan berbeda dengan warga biasa, begitupun dengan penanganan pasca vaksin,” ujar Ani.
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TODAY TAGSejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews