Connect With Us

Pak RT Ungkap Keseharian Korban Tewas Mengambang di Kali Bayur Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 20 Agustus 2021 | 15:22

Sesosok mayat pria ditemukan dalam keadaan mengambang di Kali Bayur, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang saat dievakuasi, Kamis 19 Agustus 2021 malam. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Barudin, Ketua RT di Kampung Dongkal, Desa Kiara Payung, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang mengungkap keseharian Arim, 35, korban pria yang ditemukan meninggal di Kali Bayur, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, pada Kamis 19 Agustus 2021 malam.

"Ya, korban tinggal di rumah orang tuanya di sini. Di Kampung Dongkal," ujarnya kepada TangerangNews, Jumat 20 Agustus 2021.

Barudin mengungkapkan, keseharian korban sebagai pekerja di Kosambi, Kabupaten Tangerang. Korban bertugas sebagai pengendali forklift. "Dia kesehariannya kerja saja," katanya.

Selain bekerja, korban juga senang bergaul di wilayahnya seperti ngopi bersama warga. "Intinya orangnya enggak pernah macam-macam lah," imbuhnya. 

Meski demikian, Barudin menuturkan, tidak mengetahui apakah korban mengalami depresi. Namun setahunya, korban tidak punya masalah yang berarti.

"Setahu saya sih tidak ada masalah dia. Kalau di keluarga tidak terlihat ada masalah," katanya.

Baca Juga :

Barudin menyebut, pihaknya juga tidak mengetahui secara pasti penyebab korban meninggal. "Kurang tahu ya ke situnya. Gelap," jelasnya.

Korban memang tak ada kabar selama dua hari atau sebelum ditemukan meninggal. Pihak keluarga pun tidak mengetahui kabar korban saat itu.

"Tahu-tahu ada sepeda motor di Bayur dengan alamat desa sini. Terus motornya diangkut ke Polsek, cuma pengendaranya belum ketemu. Eh kabar semalam, pengendaranya ketemu, ternyata benar itu Arim," tuturnya. 

Kini, korban telah dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) kawasan Desa Kiara Payung, Kecamatan Pakuhaji.

Sebelumnya, Arim ditemukan meninggal dalam keadaan mengambang di Kali Bayur, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Kamis 19 Agustus 2021 malam.

Penemuan jenazah korban berawal dari warga yang menemukan sepeda motor tanpa pemilik terparkir di pinggir kali. Sepeda motor merek Yamaha Jupiter Z No B-6594-GAC itu kemudian dilaporkan ke Polsek Jatiuwung.

Dari hasil pemeriksaan polisi diketahui sepeda motor itu milik Arim. Namun pemiliknya tidak ada. Setelah menelusuri lokasi, akhirnya jenazah korban ditemukan mengambang di kali dengan mengenakan kaos warna oranye dan celana bahan warna hitam.

Berdasarkan keterangan saksi, korban diketahui pulang kerja naik sepeda motor, lalu sempat menoleh ke pinggir Kali Cadas. Kemudian korban sudah ditemukan tewas.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

KAB. TANGERANG
Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Senin, 20 Juli 2026 | 01:00

Polresta Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan kendaraan setelah menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill