Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Insiden tiga anak perempuan tenggelam di kubangan terjadi di Kampung Sawah Dalam, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Selasa 31 Agustus 2021 sore.
Dalam peristiwa tersebut, seorang anak berinisial I, 10, meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan N, yang masih berusia di bawah 10 tahun masih kritis di rumah sakit.
Sementara A yang menjadi korban selamat kini dirawat di rumahnya. Ketiga anak perempuan itu diketahui merupakan warga Pakojan Kecamatan Pinang.
Kapolsek Pinang Iptu Tapril menjelaskan, kejadian berawal saat ketiga anak tersebut sedang bermain di area persawahan saat kondisi cuaca hujan.
Saksi mata di lokasi kejadian sempat menegur ketiga anak ini, tetapi tidak didengar.
"Hujan tadi itu tiga anak perempuan main di sawah situ ada kubangan tapi dia enggak tahu mungkin, kalau itu kubangannya dalam," katanya saat dikonfirmasi.
Baca Juga :
Ketiga bocah tersebut pun tenggelam di kubangan bekas galian pasir yang dalamnya sekitar empat meter.
Masyarakat sekitar pun berupaya mengevakuasinya. Namun, nyawa I tak dapat diselamatkan, sedangkan N dan A berhasil diselamatkan.
"Ketiga anak ini semuanya tetangga. Mereka warga Pakojan. Jadi, ketika tenggelam, mereka ditolong sama warga. Tapi yang satu tidak selamat," ungkapnya.
Korban yang meninggal telah dikebumikan pada malam ini. Sedangkan kedua korban yang selamat masih dalam perawatan serius.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGDemo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Memasuki masa liburan sekolah pertengahan tahun 2026, Tangcity Mall menghadirkan destinasi rekreasi baru bagi masyarakat yang ingin menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga.
Perubahan nama ini didasari oleh tingginya angka underdiagnosis atau kasus yang tidak terdeteksi di masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews