Connect With Us

Komnas HAM Minta Polisi Transparan Usut Terbakarnya Lapas Kelas 1 Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 9 September 2021 | 13:26

| Dibaca : 437

Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufal Damanik saat menyampaikan keterangan pers di Lapas Kelas 1 Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik meminta pihak Kepolisian untuk transparan, dalam menyelidiki insiden terbakarnya blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang yang menewaskan 44 napi. 

Menurutnya, transparansi sangat diperlukan agar publik bisa mengetahui kasus terbakarnya lapas ini secara faktual.

"Untuk sementara dikatakan bahwa ada korsleting listrik, tapi Kepolisian kami minta untuk melakukan satu penyidikan yang lebih mendalam. Lebih objektif dan transparan sehingga semua masyarakat ini tahu apa yang sebetulnya terjadi," ujarnya di Lapas Kelas 1 Tangerang, Kamis 9 September 2021.

Taufan juga menyoroti masalah kelebihan kapasitas (over capacity). Menurutnya, pihaknya sudah lama membahas dengan seluruh lapas soal kendala tersebut.

"Tadi saya katakan ada MoU Komnas Ham dengan Dirjen Lapas dan Menteri Hukum dan HAM, kalau satu tujuan MoU itu untuk pembenahan sistem lapas di seluruh Indonesia. Masalah yang paling besar, bagaimana mengatasi over capacity," katanya.

Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufal Damanik saat menyampaikan keterangan pers di Lapas Kelas 1 Tangerang.

Taufan menambahkan, solusi dalam mengatasi kelebihan kapasitas lapas adalah dengan mengubah sistem pemidanaan. 

Contoh misalnya, orang yang sebetulnya pengguna narkoba dan dalam sistem pemidanaan, dia dipenjara sekian lama dan jumlahnya besar sekali di seluruh Indonesia sehingga itu membuat overcapacity.

"Kita menginginkan ada pengubahan dalam sistem kita. Mungkin dicari pendekatan yang lain untuk orang-orang yang melakukan satu kesalahan seperti ini. Juga kasus kasus yang lain dibanyak negara sebetulnya sudah tidak lagi dimasukan ke lapas, tapi sistem hukum kita masih seperti itu," paparnya.

PROPERTI
Paramount Land Luncurkan Maggiore Grande dan Maggiore Square Tahap 2 di Gading Serpong

Paramount Land Luncurkan Maggiore Grande dan Maggiore Square Tahap 2 di Gading Serpong

Rabu, 26 Januari 2022 | 12:53

TANGERANGNEWS.com-Mengawali tahun 2022, Paramount Land meluncurkan area komersial yang strategis dengan konsep mixed commercial center, destinasi bisnis dan hangout baru di Gading Serpong

TANGSEL
Kasus Harian Covid-19 di Tangsel Cetak Rekor, Bertambah 662 Temuan Baru

Kasus Harian Covid-19 di Tangsel Cetak Rekor, Bertambah 662 Temuan Baru

Jumat, 28 Januari 2022 | 21:01

TANGERANGNEWS.com-Lonjakan kasus Covid-19 di wilayah Tangerang Selatan semakin tinggi. Per 28 Januari 2022 ini, Dinas Kesehatan mencatat ada penambahan sebanyak 662 kasus harian baru Penambahan kasus harian

NASIONAL
Menko Airlangga Dukung Pemberdayaan UMKM Melalui Peningkatan Porsi Kredit

Menko Airlangga Dukung Pemberdayaan UMKM Melalui Peningkatan Porsi Kredit

Jumat, 28 Januari 2022 | 21:46

TANGERANGNEWS.com-Melanjutkan rangkaian dari kegiatan Kajian Buku Pembiayaan UMKM pada 2021 yang telah dilaksanakan di Surabaya, Bengkulu, dan Medan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

KAB. TANGERANG
Diresmikan Dubes Prancis, IFI Serpong Hadir di Universitas Pradita Tangerang

Diresmikan Dubes Prancis, IFI Serpong Hadir di Universitas Pradita Tangerang

Jumat, 28 Januari 2022 | 23:57

TANGERANGNEWS.com-Untuk menjawab kebutuhan masyarakat Tangerang dan sekitarnya yang berminat mengenal bahasa dan kebudayaan Prancis, IFI Serpong kini hadir di Universitas Pradita

"Ambil Lompatan Keyakinan dan Mulailah Tahun Baru yang menakjubkan ini dengan rasa percaya"

Sarah Brightman