Connect With Us

40 SMP Jadi Percontohan PTM di Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 13 September 2021 | 16:18

Suasana ruang belajar untuk tingkat sekolah menengah pertama (SMP) di tengah pandemi COVID-19 dimulai di Kota Tangerang, Senin 13 September 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang mulai menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas di SMP negeri dan swasta, Senin 13 September 2021.

Tahap awal ini dilakukan di 40 SMP sebagai percontohan sekaligus bahan evaluasi pelaksanaan protokol kesehatan COVID-19.

Sementara pembelajaran tatap muka untuk jenjang pendidikan PAUD, TK dan SD ditunda, berdasarkan masukan dari berbagai pihak kaitan usia rentan paparan COVID-19.

Pantauan di SMP Negeri 25 Tangerang, di Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, penerapan protokol kesehatan COVID-19 dan pengawasan ketat dari tenaga pengajar guru diterapkan.

Mulai dari cuci tangan menggunakan air mengalir serta pengecekan suhu tubuh, setibanya siswa di sekolah.

Kemudian di ruang kelas hanya di isi 50 persen dari kapasitas dengan penerapan jaga jarak bangku dan meja diantara siswa, dimana setiap siswa belajar hanya selama dua jam, dan dilakukan bergiliran untuk kelas 7, 8 dan 9.

Memastikan protokol kesehatan COVID-19/ Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah memantau pelaksanaan belajar tatap muka di sekolah dan mengatakan tahap awal sebagai percontohan di 40 SMP.

"Selanjutnya dilakukan evaluasi dan ada kemungkinan akan menambah jumlah sekolah, termasuk tingkat PAUD, TK dan SD," katanya 

Menurutnya, pengawasan guru di sekolah tidak terlepas dari peran orang tua di rumah, termasuk pelaksanaan vaksinasi.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin mengakui pelaksanaan belajar tatap muka di sekolah untuk jenjang PAUD, TK dan SD ditunda sementara.

"Karena banyak masukan dari berbagai pihak kaitan usia rentan paparan COVID-19, terlebih usia 12 tahun kebawah belum terlindungi vaksinasi," jelasnya.

orang tua siswa, Rini, menyambut baik pembelajaran tatap muka di sekolah, karena selama dua tahun belajar daring banyak temui kendala.

"Anak kesulitan penyerapan materi pelajaran yang diberikan guru, sehingga lebih baik belajar tatap muka meski ada kekhawatiran paparan COVID-19 di sekolah," katanya.

SPORT
Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Kamis, 1 Oktober 2026 | 14:00

Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp pelatihan Timnas Portugal dan terbang ke Madrid menggunakan jet pribadi setelah terlibat perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

KAB. TANGERANG
Pria Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai di Sepatan, Diduga Korban Pembunuhan Bermotif Dendam

Pria Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai di Sepatan, Diduga Korban Pembunuhan Bermotif Dendam

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 22:18

Warga Kampung Bayur, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, dihebohkan oleh penemuan sesosok mayat pria pada Jumat malam 2 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill