Tagih Uang Jual Rumah, Anak Angkat Habisi Ibu dengan Balok dan Hebel di Sepatan Tangerang
Minggu, 18 Januari 2026 | 23:42
Tragedi memilukan mengguncang warga Gang Mushala, Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Isak tangis histeris keluarga pecah, sambut kedatangan jenazah ustaz Arman alias Alex di rumah duka Jalan Naen Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang Banten, Minggu 19 September 2021 siang.
Pihak keluarga meminta pihak Kepolisian dapat segera menangkap pelaku penembakan dan memberikan hukuman setimpal.
Usai jalani autopsi di RSUD Kabupaten Tangerang, jenazah ustaz Arman alias Alex tiba di rumah duka pada Minggu siang.
Isak tangis histeris istri korban serta kerabat pecah menyambut kedatangan jasad almarhum.
Keluarga tak percaya Alex meninggal dunia akibat di tembak orang tak dikenal. Seperti diketahui Alex ditembak usai salat Maghrib pada Sabtu 18 September 2021, malam.
Baca Juga :
Suasana haru mewarnai pemakaman jenazah ustaz Arman di makam keluarga yang berada di belakang rumah duka.
Bahkan, istri korban tidak mau meninggalkan makam suaminya hingga akhirnya dibujuk pihak keluarga.
Keponakan korban, Sumadi mengaku korban tidak memiliki musuh dan dimatanya, korban orang baik dan ketua majelis taklim Masjid Jami Nuril Yaqin.
Sumadi meminta polisi segera menangkap pelaku dan jatuhi hukuman setimpal atas perbuatannya.
Almarhum Arman alias Alex meninggalkan satu orang istri dan tiga orang anak dan kasus penembakan itu tengah di tangani Polda Metro Jaya.
Tragedi memilukan mengguncang warga Gang Mushala, Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGKawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.
Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews