Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANGNEWS.com-Isak tangis histeris keluarga pecah, sambut kedatangan jenazah ustaz Arman alias Alex di rumah duka Jalan Naen Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang Banten, Minggu 19 September 2021 siang.
Pihak keluarga meminta pihak Kepolisian dapat segera menangkap pelaku penembakan dan memberikan hukuman setimpal.
Usai jalani autopsi di RSUD Kabupaten Tangerang, jenazah ustaz Arman alias Alex tiba di rumah duka pada Minggu siang.
Isak tangis histeris istri korban serta kerabat pecah menyambut kedatangan jasad almarhum.
Keluarga tak percaya Alex meninggal dunia akibat di tembak orang tak dikenal. Seperti diketahui Alex ditembak usai salat Maghrib pada Sabtu 18 September 2021, malam.
Baca Juga :
Suasana haru mewarnai pemakaman jenazah ustaz Arman di makam keluarga yang berada di belakang rumah duka.
Bahkan, istri korban tidak mau meninggalkan makam suaminya hingga akhirnya dibujuk pihak keluarga.
Keponakan korban, Sumadi mengaku korban tidak memiliki musuh dan dimatanya, korban orang baik dan ketua majelis taklim Masjid Jami Nuril Yaqin.
Sumadi meminta polisi segera menangkap pelaku dan jatuhi hukuman setimpal atas perbuatannya.
Almarhum Arman alias Alex meninggalkan satu orang istri dan tiga orang anak dan kasus penembakan itu tengah di tangani Polda Metro Jaya.
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TODAY TAGAkses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews