Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com- Penyidikan kasus kebakaran maut Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Tangerang, Banten, memasuki babak baru. Polisi resmi menetapkan tiga pegawai Lapas Tangerang menjadi tersangka yaitu berinisial RU, S, dan Y.
Penetapan ketiga tersangka itu berdasarkan hasil penyidikan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. "Ada tiga tersangka, semuanya ini adalah petugas Lapas," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin 21 September 2021.
Yusri menyebutkan ketiga tersangka dalam perkara ini dijerat dengan Pasal 359 KUHP. Adapun Pasal 359 KUHP itu berbunyi; Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun.
Penyidik dalam perkara ini total telah memeriksa sebanyak 34 saksi. Mereka terbagi ke dalam tiga klaster yaitu petugas Lapas, warga binaan alias tahanan, dan pendamping.
Penyidik pada Selasa pekan lalu, 14 September 2021, memeriksa Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Tangerang, Banten, Victor Teguh Prihartono bersama enam pejabat Lapas lainnya dan dua tahanan.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGCalon pembeli rumah kini bisa melihat langsung hunian Allurea Type E di Asthara Skyfront City.
Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri bersama jajaran terkait telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap penyebab pasti ledakan hebat yang mengguncang Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan,
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews