Connect With Us

Hilang Kendali, Sopir Pikap Muatan Galon Terjun Bebas ke Parit di Pinang Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 27 September 2021 | 17:51

Satu unit mobil pikap terperosok kedalam saluran air di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Senin 27 September 2021 siang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Insiden kecelakaan terjadi di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Senin 27 September 2021 siang.

Dalam kecelakaan itu, seunit mobil pikap pengangkut galon air mineral terjun bebas ke parit dan sempat menabrak pipa PDAM hingga menyebabkan kebocoran.

Saksi mata, Sunandar mengatakan, pengendara tersebut baru akan keluar dari Perumahan Taman Pinang Indah menuju arah Pasar Bengkok.

"Dia melaju kencang dari arah dalam menuju pasar Bengkok," katanya saat dijumpai di lokasi.

Menurutnya, pengemudi pikap yang belum diketahui identitasnya ini hilang kendali. Dia menyebut sang sopir baru belajar mengendarai kendaraan roda empat.

	Suasana warga yang memadati insiden satu unit mobil pikap terperosok kedalam saluran air di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Senin 27 September 2021 siang.

"Dia bawa galon dari arah graha. Tadinya mau ngerem mungkin menginjak gas," jelasnya.

Sopir pickup yang mengendarai kendaraan sendiri ini sempat terjepit. Apalagi kondisi mobil terbalik saat terperosok.

"Kejepit tadi. Terus dibantu warga dan akhirnya bisa keluar, sekarang lagi dibawa ke rumah sakit," pungkasnya.

Sementara itu, petugas dari SDA PUPR Kota Tangerang turut membantu memindahkan galon air mineral yang ada di parit. Pihak kepolisian pun sudah berada di lokasi.

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill