Dituduh Lecehkan Penumpang KRL, Dosen Unpam Balik Laporkan Korban ke Polisi
Rabu, 18 Maret 2026 | 21:00
Kasus dugaan pelecehan seksual di Kereta Commuter Line (KRL) rute Jakarta Kota-Nambo berbuntut panjang.
TANGERANGNEWS.com-Kepolisian berhasil membekuk orang yang diduga melakukan penembakan terhadap Arman atau ustaz Alex. Keluarga korban, Rusdi Wahyudi mengaku sudah mengetahui adanya penangkapan ini.
"Iya kita sudah dengar informasi itu. Alhamdulillah kalau sudah ditangkap karena ini banyak membuat kami trauma," ungkapnya di kediaman RW 05 Pinang, Kota Tangerang Ahmad Mangku, Selasa 28 September 2021.
Menurutnya, kabar penangkapan pelaku ini membuat keluarga sedikit bernafas lega. Dia berharap pihak Kepolisian bisa mengungkap perkara ini dengan terang benderang.
"Kami sih berharap pelaku yang ditangkap memang sesuai dengan yang melakukan. Penangkapan ini saya yakin karena upaya keras pihak Kepolisian," terangnya.
Rusdi mengaku sempat melihat salah seorang pelaku yang memang sempat berdiam lama di warung kopi miliknya.
"Iya dia (terduga pelaku) satu minggu sebelum kejadian memang setiap hari nongkrong dan minum kopi di tempat saya. Sempat saya tegur dia bilangnya mau jemput. Ya saya mau gimana lagi," jelasnya.
Namun atas kepergian Arman ini pihaknya mengaku masih merasa bingung. Terlebih, Arman meninggalkan satu orang istri dan tiga orang anak yang masih harus mendapatkan pendidikan yang layak.
"Ya kami berharap pemerintah dapat membantu pendidikan keluarga almarhum. Karena memang anaknya masih kecil, ibunya selama ini hanya mengurus rumah tangga saja," tegasnya.
Ketua RW 05 Ahmad Mangku mengaku mengapresiasi adanya penangkapan ini. Menurut Mangku, dengan adanya kabar ini menjadi satu informasi yang membuat keluarga besar lebih tenang.
"Kami yakin aparat penegak hukum profesional. Dan kami selalu keluarga besar sangat berterima kasih," jelasnya.
Mangku berharap petugas dapat mengusut tuntas siapa saja aktor dan dalang dari pembunuhan keji ini.
"Harus tuntas sampai akar-akarnya. Enggak boleh ada sisa, karena ini jelas kejahatan besar, apalagi ada keterlibatan oknum yang memang telah merencanakan hal ini," tegasnya.
Kasus dugaan pelecehan seksual di Kereta Commuter Line (KRL) rute Jakarta Kota-Nambo berbuntut panjang.
TODAY TAGPT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset kripto yang terdaftar resmi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), resmi meluncurkan Pintu VIP.
PT Astra Infra Tol Road Tangerang - Merak memperkirakan sebanyak 3,5 juta kendaraan akan melalui jalur tersebut selama arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews