Connect With Us

Hujan Deras, Lokasi Rawan Banjir di Kota Tangerang Masih Aman

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 18 Oktober 2021 | 18:38

Ilustrasi Hujan. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Hujan deras mengguyur kawasan Kota Tangerang sejak pagi sampai sore ini, Senin 18 Oktober 2021.

Lokasi rawan banjir di Kota Tangerang, yakni Kecamatan Periuk masih aman dari genangan maupun banjir.

"Alhamdulillah masih aman," ujar Syahrial, Kepala UPT BPBD Kecamatan Periuk saat dikonfirmasi.

Meski sore ini aman, kata dia, dirinya juga tidak mengetahui kondisi malam hari nanti, apakah akan terjadi genangan atau banjir, karena hujan yang masih mengguyur.

"Belum tahu kalau nanti malam. Tapi kami berharap tetap aman," katanya.

Syahrial menambahkan, pihaknya selalu siap siaga jika dalam menangani kawasan Kecamatan Periuk yang menjadi titik rawan banjir ini.

"Seperti biasa semua personel dan peralatan evakuasi siaga penuh," pungkasnya.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

HIBURAN
3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 16:36

Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.

TEKNO
Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Kamis, 2 Juli 2026 | 13:28

Pergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill