Connect With Us

Hujan Deras, Lokasi Rawan Banjir di Kota Tangerang Masih Aman

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 18 Oktober 2021 | 18:38

Ilustrasi Hujan. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Hujan deras mengguyur kawasan Kota Tangerang sejak pagi sampai sore ini, Senin 18 Oktober 2021.

Lokasi rawan banjir di Kota Tangerang, yakni Kecamatan Periuk masih aman dari genangan maupun banjir.

"Alhamdulillah masih aman," ujar Syahrial, Kepala UPT BPBD Kecamatan Periuk saat dikonfirmasi.

Meski sore ini aman, kata dia, dirinya juga tidak mengetahui kondisi malam hari nanti, apakah akan terjadi genangan atau banjir, karena hujan yang masih mengguyur.

"Belum tahu kalau nanti malam. Tapi kami berharap tetap aman," katanya.

Syahrial menambahkan, pihaknya selalu siap siaga jika dalam menangani kawasan Kecamatan Periuk yang menjadi titik rawan banjir ini.

"Seperti biasa semua personel dan peralatan evakuasi siaga penuh," pungkasnya.

TANGSEL
Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Minggu, 5 Juli 2026 | 20:27

Sebanyak 106 anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti khitanan masal yang digelar Partai Solidaritas Indonesia di kawasan Ciputat Timur pada Minggu, 5 Juli 2026.

KAB. TANGERANG
Belum Padam, 192 Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin Masih Tinggal di Pengungsian

Belum Padam, 192 Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin Masih Tinggal di Pengungsian

Selasa, 7 Juli 2026 | 14:06

Kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, yang sudah berlangsung selama delapan hari masih belum padam.

TEKNO
Coway Indonesia Debut di IndoBuildTech 2026, Kenalkan Pemurni Air Slim Stand Terbaru

Coway Indonesia Debut di IndoBuildTech 2026, Kenalkan Pemurni Air Slim Stand Terbaru

Selasa, 7 Juli 2026 | 11:09

PT Coway International Indonesia resmi memperkenalkan Slim Stand, produk pemurni air standing terbaru, dalam debutnya di ajang IndoBuildTech (IBT) 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill