Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pria ditemukan meninggal dengan keadaan gantung diri di warung Jalan Kali Sabi, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.
Korban yang diketahui berinisial LHG, 43, asal Jatiuwung Kota Tangerang, ini tewas gantung diri pada Senin 18 Oktober 2021 sekitar pukul 19.30 WIB.
Kapolsek Jatiuwung Kompol Zazali Hariyono mengatakan, sebelum meninggal gantung diri, sepeda motor diduga milik korban terparkir di area warung.
"Motor terparkir tetapi tidak ada orangnya, kemudian pada pukul 19.30 WIB saksi melihat lagi kembali kendaraan masih ada dan di dalam warung terlihat ada orang berdiri," ungkapnya, Selasa 19 Oktober 2021.
Lalu, warga setempat pun curiga hingga akhirnya mengecek area warung. Kapolsek menyebut, saat mengecek, warga menemukan korban meninggal dalam keadaan gantung diri.
"Setelah dicek diketahui ada orang gantung diri di warung menggunakan seutas tali warna kuning," katanya.
Kapolsek menambahkan, korban telah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang. Belum diketahui alasan maupun penyebab korban meninggal dengan cara gantung diri.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGRichard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews