Connect With Us

Oknum Polantas Minta Sekarung Bawang ke Sopir Truk di Tangerang, Korlantas: Fatal!

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 3 November 2021 | 11:11

Oknum Polantas minta sekarung bawang ke sopir truk yang ditilang. (@TangerangNews / Tangkapan layar video)

TANGERANGNEWS.com-Tindakan oknum Polantas yang meminta sekarung bawang saat menilang truk di Kota Tangerang dinilai sebagai tindakan yang fatal.

"Sopir hanya mencari sesuap nasi, dapat uang mungkin hanya Rp100.000 atau Rp 200.000, mereka harus menutupi kerugian bawang sekarung itu berapa? Itulah saya mengatakan bahwa tindakan itu sangat fatal," kata Kasubdit STNK Korlantas Polri Kombes Taslim Chairuddin seperti dilansir dari Kompas, Rabu 3 November 3021.

Menurutnya, Polantas yang menerima "uang damai" saja dilarang, apalagi menerima barang  untuk meloloskan pengemudi kendaraan dari sanksi tilang. "Sungguh sangat keterlaluan," sambungnya.

Taslim menilai penyimpangan petugas di lapangan tidak bisa dihindari, selama terjadi simbiosis mutualisme antara anggota dan pelanggar di jalan yang tak mau repot dengan adanya tilang.

Dia mengaku, Korlantas Polri terus melakukan upaya pengawasan dan penindakan terhadap anggotanya yang nakal, tetapi kejadian-kejadian itu tidak pernah hilang.

Bahkan, Korlantas Polri sejak 2018 sudah menerapkan tilang elektronik agar masyarakat tidak merasa ribet.

Korlantas juga membangun aplikasi electronic traffic law enforcement (ETLE) secara nasional untuk memutus interaksi langsung antara petugas dan pelanggar dijalan, sebagai salah satu program Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Akan tetapi, terbatasnya jumlah kamera ETLE berdampak pada meningkatnya pelanggaran pada ruas jalan yang tidak dilengkapi ETLE.

Terlepas dari itu, Taslim berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali. "Semoga kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Atas nama diri pengemban fungsi Lantas saya menyampaikan permohonan maaf," tutup dia.

BANDARA
InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

Jumat, 15 Mei 2026 | 17:06

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memberikan klarifikasi terkait oknum petugas kargo Bandara Soekarno-Hatta yang diduga melakukan tindak pidana pencurian ratusan tas ekspor Lululemon dengan kerugian senilai Rp1 miliar.

HIBURAN
Long Weekend Makin Seru, VIVERE Hotel Gading Serpong Hadirkan Staycation Keluarga Bertajuk Fam Jam Stay

Long Weekend Makin Seru, VIVERE Hotel Gading Serpong Hadirkan Staycation Keluarga Bertajuk Fam Jam Stay

Jumat, 15 Mei 2026 | 17:45

Menyambut libur akhir pekan panjang di bulan Mei 2026, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan promo menginap bertajuk “FAM JAM STAY” yang dirancang khusus untuk keluarga.

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill