Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan
Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TANGERANGNEWS.com-Komplotan pencuri motor yang kerap beraksi di wilayah Tangerang Raya ditangkap petugas Polsek Ciledug.
Para pelaku ini kerap mengincar sepeda motor jenis sport karena lebih mudah dicuri dan dijual.
Kapolsek Ciledug Kompol Poltar Lumban Gaol mengungkapkan, pengungkapan ini berawal dari laporan pengelola toko Dunia Terang di Jalan Hos Cokroaminoto, Larangan, Kota Tangerang.
Korban yang berinisial H kehilangan motor Ninja 250 warna putih yang diparkir di pelataran sebulan lalu.
Laporan korban ke Polsek Ciledug ternyata tak percuma. Tim Buser pimpinan Kanit Reskrim AKP James Herizanto berhasil meringkus dua pelaku setelah beberapa hari melakukan penyelidikan.
"Ar dan IR berhasil ditangkap di wilayah Puri Beta, Ciledug, Kota Tangerang. Bandit jalanan itu diamankan saat sedang menjual motor curian," kata Poltar, Kamis 11 November 2021.

Menurutnya, komplotan ini berjumlah tiga orang, seorang diantaranya sedang diburu. Adapun cara pelaku membobol motor sport yakni dengan menggunakan kunci letter T.
"Modusnya itu menggunakan kunci leter T, menguasai kemudian membawa kabur. Kami sedang mendalami apakah mereka ini memang spesialis motor sport atau acak," ungkapnya.
Dari hasil pemeriksaan, para pelaku mengaku sudah berkali kali melakukan kejahatan dengan modus serupa dan biasa malang melintang di wilayah Tangerang Raya.
"Para pelaku ini sudah berulang kali melakukan aksinya dengan modus yang sama. Tercatat sudah lebih dari lima kali. Mereka biasa beraksi di wilayah Tangsel, Tangerang Kota Banten," ujarnya.
Atas perbuatannya ketiga tersangka maling motor ini dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang curat yang ancaman hukumannya diatas 5 tahun.
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TODAY TAGSejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
Kenaikan harga yang terjadi pada bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax memunculkan keluhan dari sebagian warga Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews