Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai berbenah untuk dapat kembali bangkit dari Pandemi Covid-19 yang melanda dalam kurun waktu dua tahun terakhir, dengan menghadirkan sejumlah ajang kreativitas sebagai sarana promosi daerah.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menuturkan, Pemkot Tangerang melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara masif menggelar kompetisi mulai dari tingkat daerah hingga nasional.
"Ini sebagai sarana untuk kembali menggelorakan kreativitas masyarakat serta kembali menghadirkan nama Kota Tangerang di hati masyarakat luas," ujarnya, Minggu 14 November 2021.
Arief menjabarkan, berbagai lomba yang diadakan oleh pemkot melalui OPD disesuaikan dengan sasaran dan juga tupoksi yang menjadi tugas dari tiap-tiap OPD.

"Misalnya DPAD sudah bikin lomba bertutur tingkat nasional, DP3AP2KB lomba desain kaos dan produk berbasis rumah tangga. Pesertanya juga boleh dari dalam atau luar Kota Tangerang, dengan hadiah yang juga besar," jelasnya.
Adapun OPD yang mengadakan lomba kreativitas antara lain Prokomp, Dispora, DP3AP2KB, Dinas Pendidikan, Dinas Kominfo, DPAD serta Kecamatan Jatiuwung. Untuk informasi lebih lanjut terkait lomba dapat mengakses tautan https://bit.ly/2021lomba.
Dengan diadakannya berbagai lomba, diharapkan akan muncul potensi - potensi baru lokasi serta ekonomi baru yang dapat menjadi daya tarik, serta menarik perhatian masyarakat luas untuk datang ke Kota Tangerang.
"Ayo ikuti lombanya gratis, menangkan hadiahnya, untuk informasi terkait lomba diinformasikan di sosial media resmi OPD dan Pemkot Tangerang," tutup Arief.(ADV)
TODAY TAGBerbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Hobi memelihara burung berkicau ternyata tak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga membuka peluang rezeki yang menjanjikan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews