Connect With Us

Oknum RW di Karang Tengah Tangerang Segel PAUD Gegara Tidak Diberi Upeti

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 18 November 2021 | 13:05

Suasana Posyandu Anyelir di Perumahan Griya Kencana I, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Okunum RW04 di Perumahan Griya Kencana I, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang diduga melakukan penutupan atau penyegelan PAUD di wilayahnya.

Penutupan ini lantaran pihak pengelola PAUD yang menggunakan Posyandu Anyelir untuk mengajar tidak ingin membayarkan upeti kepada oknum RW, Kamis 18 November 2021.

Menurut pengakuan pengajar berinsial B, pihak RW MAK meminta Rp750 ribu kepada pengelola PAUD agar dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). 

"Ini sudah 11 tahun berjalan tapi baru kali ini diminta oleh oknum itu," ujarnya di lokasi.

Berdasarkan pantauan, setidaknya terdapat kurang dari 10 anak PAUD yang memiliki raut wajah sedih. Mereka berkali-kali mendorong pintu ruang kelas untuk bisa masuk. 

Namun apalah daya, akses masuk ke Posyandu ini terkunci dan tertutup rapat. Sampai saat ini pihak pengajar masih menunggu dinas terkait.

Dia menjelaskan, tempat ini merupakan fasilitas masyarakat di Kelurahan Pedurenan. Sehingga, dirinya enggan membayarkan biaya yang diminta. 

"Kita bersinergi kok dan sudah tercatat resmi di pemerintahan. Lalu uang ini untuk apa? Ini kan gedung pemerintah," jelasnya. 

Dia berharap atas adanya kejadian ini pemerintah bisa tegas menindak oknum yang diduga meminta upeti. Terlebih, pendidikan merupakan wadah bagi generasi penerus bangsa. 

"Kami membantu mencerdaskan anak bangsa bukan mau berbisnis. Jadi tolong pemerintah bisa menindak oknum ini," jelasnya.

KOTA TANGERANG
Tolak Bayar Japrem Rp10 Ribu Per Hari, Pedagang Buah Bentrok dengan Preman di Ciledug, 5 Luka Bacok

Tolak Bayar Japrem Rp10 Ribu Per Hari, Pedagang Buah Bentrok dengan Preman di Ciledug, 5 Luka Bacok

Jumat, 3 Juli 2026 | 01:35

Aksi premanisme berujung bentrokan berdarah terjadi di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pada Rabu 1 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Hal ini dipicu para pedagang buah yang menolak membayar jatah preman

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

BANTEN
Andra Soni Janjikan Parkir Gratis hingga Sembako Murah Khusus Ojol

Andra Soni Janjikan Parkir Gratis hingga Sembako Murah Khusus Ojol

Kamis, 2 Juli 2026 | 13:18

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah merumuskan skema kebijakan untuk merespons sejumlah keluhan yang disampaikan oleh komunitas pengemudi ojek online (ojol) roda dua dan roda empat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill