Connect With Us

Ormas Bentrok di Ciledug Tangerang, Beberapa Orang Terkena Luka Bacokan

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 19 November 2021 | 22:59

Tangkapan layar dua kelompok organisasi masyarakat (ormas) terlibat bentrok di Jalan Raden Fatah, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Jumat 19 November 2021 malam. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Dua kelompok organisasi kemasyarakatan (ormas) terlibat bentrok di Jalan Raden Fatah, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Jumat 19 November 2021 malam. 

Sampai malam ini, aparat gabungan TNI dan Polri masih bersiaga di lokasi tersebut, tepatnya di Dian Plaza. Dalam bentrokan, menyebabkan beberapa orang mengalami luka bacokan.

"Itu di depan pom bensin juga masih ramai. Dia banyak yang lari ke dalam kampung," ungkap Toing, warga setempat.

Menurutnya, gardu salah satu kelompok ormas dihancurkan oleh kelompok ormas lainnya.

"Banyak banget tadi orangnya. Itu sampai roboh pohonnya, serem pada bawa celurit sama samurai," jelasnya. 

Dia berharap aparat bisa bertindak tegas terhadap kelompok ormas yang kerap membuat resah. Terlebih, kejadian ini bukan baru pertama kali terjadi di wilayah ini. 

"Ini mah sudah sering. Kalau bisa diamankan semua oknumnya," pungkasnya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
Diterjang Angin Kencang, Baliho Roboh Timpa 2 Pengendara di Legok

Diterjang Angin Kencang, Baliho Roboh Timpa 2 Pengendara di Legok

Minggu, 1 Maret 2026 | 20:22

Akibat diterpa hujan deras dan angin kencang, sebuah baliho berukuran besar roboh di Jalan Raya Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang pada Sabtu 28 Februari 2026.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill