Connect With Us

Begini Cara Pemkot Tangerang Buat Alat Musik Tradisional Tehyan Tetap Eksis

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 25 November 2021 | 23:05

Kegiatan pelatihan alat musik tehyan, di Aeropolis, Kecamatan Neglasari, Kamis, 25 November 2021. (@TangerangNews / tangerangkota.go.id)

TANGERANGNEWS.com-Menjalankan program pelestarian budaya, pemerintah kota Tangerang, melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Pertamanan (Disbudparman), menggelar pelatihan alat musik tehyan, di Aeropolis, Kecamatan Neglasari, Kamis, 25 November 2021.

Sebagai informasi alat musik tehyan merupakan alat musik tradisional khas betawi, yang diperkenalkan oleh masyarakat kota Tangerang, Oen Sin Yang atau Go Yong. Sama halnya dengan biola, Tehyan dimainkan dengan cara digesek pada dua senarnya.

Kepala Seksi Sejarah dan Pelestarian Budaya , Yanik Purwaningsih , Menjelaskan Pelatihan ini merupakan pelatihan rutin, dan kali ini bekerja sama dengan mahasiswa UNJ.

Acara ini di adakan selama tiga hari, dengan peserta sebanyak 20 orang, yang berasal dari Tim Orkestra Lentera, Kampung Tehyan.

“Kegiatan hari ini merupakan program kegiatan pengelolaan kebudayaan yang masyarakat pelakunya, dalam daerah kabupaten/kota, sub kegiatan pembinaan sumber daya manusia lembaga dan pranata kebudayaan. Alat musik tehyan juga merupakan salah satu kesenian yang dimiliki oleh kota Tangerang, yang wajib kita lestarikan ” jelasnya seperti dilansir dari tangerangkota.go.id.

Kegiatan pelatihan alat musik tehyan, di Aeropolis, Kecamatan Neglasari, Kamis, 25 November 2021.

Selama tiga hari berlangsung, kegiatan pelatihan dimulai dengan pengenalan sejarah alat musik tehyan, mengenal organologi, hingga akhirnya peserta dapat memainkan dua buah lagu.

Harapan ke depannya, peserta pelatihan dapat mempertahankan eksistensi tehyan, dan dapat tampil membawakan alat musik ini di khalayak umum.

“Mari kita bersama-sama untuk belajar dan mengenal lebih jauh kebudayaan yang kita miliki, tidak hanya saat ada pelatihan, tapi diharapkan dapat diasah terus dalam keseharian sebagai pengisi waktu luang, dan kita dapat menunjukkan kesenian yang kita miliki di acara-acara kota Tangerang” harapnya.

Peserta pelatihan tehyan, Ekani Ruthnina, mengungkapkan banyak hal baru yang ia dapat dari pelatihan ini dan memiliki kebanggaan tersendiri bisa ikut andil dalam pelestarian budaya di kota Tangerang.

“Dengan cara kita berlatih artinya kita ikut melestarikan kebudayaan yang dimiliki kota Tangerang, alat musik ini sangat menyenangkan untuk dipelajari, dari tiga hari pelatihan ini kita mendapatkan banyak pengalaman, dimulai mengenal lebih jauh alat musik, hingga dapat membawakan lagu-lagu menggunakan tehyan ini,” ujarnya.

HIBURAN
Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Jumat, 16 Oktober 2026 | 07:48

Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.

KOTA TANGERANG
PLN UP3 Cikokol Edukasi Siswa SMAN 2 Tangerang soal Listrik Aman dan Energi Bersih

PLN UP3 Cikokol Edukasi Siswa SMAN 2 Tangerang soal Listrik Aman dan Energi Bersih

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:35

PT PLN (Persero) UID Banten melalui UP3 Cikokol menggelar program PLN Goes To School di SMA Negeri 2 Kota Tangerang.

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill