Pindah Rumah Belum Tentu Harus Ganti KTP dan KK, Ini Penjelasannya
Senin, 27 Juli 2026 | 14:28
Masyarakat yang berpindah tempat tinggal belum tentu wajib mengganti alamat pada Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) maupun Kartu Keluarga (KK).
TANGERANGNEWS.com-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang membuka sejumlah pelayanan kesehatan untuk anak demi mengurangi angka gizi buruk dan stunting.
Pelayanan kesehatan untuk anak tersebut meliputi pelayanan klinik anak, laktasi, imunisasi, dan tumbuh kembang.
Direktur RSUD Kota Tangerang dr O.U Taty Damayanty mengatakan, fasilitas pelayanan kesehatan yang sangat komprehensif tersebut bisa membantu masyarakat dalam mengatasi persoalan gizi buruk dan stunting.

"Fasilitas yang kami punya bisa membantu masyarakat di sini, untuk supaya tidak ada gizi buruk, serta pencegahan stunting, dan gangguan tumbuh kembang bisa diintervensi," jelasnya saat ditemui di RSUD Kota Tangerang, Senin 14 Desember 2021.
Kepala Poli Anak RSUD Kota Tangerang dr Melati Dinihari menuturkan, pelayanan poli anak ini dibuka setiap Senin sampai Sabtu mulai pukul 08.00 sampai 14.00 WIB.
"Poli anak mencakup poli anak sehat, dan poli anak sakit. Pemeriksaan yang dilakukan di poli anak mencakup wawancara, penilaian, fisik, dan penunjang, dan pengobatan, lalu ada rawat inap juga," jelasnya.

Pelayanan poli anak juga memberikan pelayanan untuk kasus stunting dan gizi buruk. Dalam mengatasi persoalan gizi buruk, petugas poli akan melakukan assesment untuk mengetahui status gizi buruk.
"Lalu melakukan pemeriksaan fisik, pemeriksaan terkait, dan penunjang lainnya, sehingga kita dapat mengidentifikasi faktor risiko pasien gizi buruk," katanya.
Melati menyebut, pihaknya juga akan melakukan intervensi untuk menangani pasien tersebut. Intervensi berupa pemberian pelayanan nutrisi dan medis.

"Medisnya bisa diintervensi, dan nutrisi juga diintervensi seperti memberikan kalori untuk menangani gizi buruk," imbuhnya.
Staf Klinik Laktasi dan Imunisasi RSUD Kota Tangerang dr Dandi Utama Jaya menambahkan, pihaknya juga membuka pelayanan laktasi dan imunisasi untuk menangani ibu hamil maupun bayi.
"Pelayanan ini dibuka masih belum setiap hari, karena pasiennya belum sebanyak klinik anak. Adapun pelayanannya juga termasuk kami memberikan edukasi, misal jika ada ibu yang tidak bisa menyusui, kami beri edukasinya," katanya.
Diharapkan, ibu menyusui yang memiliki masalah meneteki baiknya bisa datang ke RSUD Kota Tangerang untuk konsultasi dan diajari bagaimana menyusui yang baik, begitu juga masyarakat yang memiliki anak balita dengan gangguan tumbuh kembang.(ADV)
Masyarakat yang berpindah tempat tinggal belum tentu wajib mengganti alamat pada Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) maupun Kartu Keluarga (KK).
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Festival Cisadane 2026 mencatatkan capaian yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Selama lima hari pelaksanaan, ajang budaya tahunan di Kota Tangerang itu berhasil menarik sekitar 139.682 pengunjung
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews