Connect With Us

Kurangi Gizi Buruk dan Stunting, RSUD Kota Tangerang Buka Pelayanan Kesehatan Anak

Advertorial | Selasa, 14 Desember 2021 | 19:56

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang membuka sejumlah pelayanan kesehatan untuk anak demi mengurangi angka gizi buruk dan stunting. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang membuka sejumlah pelayanan kesehatan untuk anak demi mengurangi angka gizi buruk dan stunting.

Pelayanan kesehatan untuk anak tersebut meliputi pelayanan klinik anak, laktasi, imunisasi, dan tumbuh kembang.

Direktur RSUD Kota Tangerang dr O.U Taty Damayanty mengatakan, fasilitas pelayanan kesehatan yang sangat komprehensif tersebut bisa membantu masyarakat dalam mengatasi persoalan gizi buruk dan stunting.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang membuka sejumlah pelayanan kesehatan untuk anak demi mengurangi angka gizi buruk dan stunting.

"Fasilitas yang kami punya bisa membantu masyarakat di sini, untuk supaya tidak ada gizi buruk, serta pencegahan stunting, dan gangguan tumbuh kembang bisa diintervensi," jelasnya saat ditemui di RSUD Kota Tangerang, Senin 14 Desember 2021.

Kepala Poli Anak RSUD Kota Tangerang dr Melati Dinihari menuturkan, pelayanan poli anak ini dibuka setiap Senin sampai Sabtu mulai pukul 08.00 sampai 14.00 WIB.

"Poli anak mencakup poli anak sehat, dan poli anak sakit. Pemeriksaan yang dilakukan di poli anak mencakup wawancara, penilaian, fisik, dan penunjang, dan pengobatan, lalu ada rawat inap juga," jelasnya.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang membuka sejumlah pelayanan kesehatan untuk anak demi mengurangi angka gizi buruk dan stunting.

Pelayanan poli anak juga memberikan pelayanan untuk kasus stunting dan gizi buruk. Dalam mengatasi persoalan gizi buruk, petugas poli akan melakukan assesment untuk mengetahui status gizi buruk.

"Lalu melakukan pemeriksaan fisik, pemeriksaan terkait, dan penunjang lainnya, sehingga kita dapat mengidentifikasi faktor risiko pasien gizi buruk," katanya.

Melati menyebut, pihaknya juga akan melakukan intervensi untuk menangani pasien tersebut. Intervensi berupa pemberian pelayanan nutrisi dan medis.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang membuka sejumlah pelayanan kesehatan untuk anak demi mengurangi angka gizi buruk dan stunting.

"Medisnya bisa diintervensi, dan nutrisi juga diintervensi seperti memberikan kalori untuk menangani gizi buruk," imbuhnya.

Staf Klinik Laktasi dan Imunisasi RSUD Kota Tangerang dr Dandi Utama Jaya menambahkan, pihaknya juga membuka pelayanan laktasi dan imunisasi untuk menangani ibu hamil maupun bayi. 

"Pelayanan ini dibuka masih belum setiap hari, karena pasiennya belum sebanyak klinik anak. Adapun pelayanannya juga termasuk kami memberikan edukasi, misal jika ada ibu yang tidak bisa menyusui, kami beri edukasinya," katanya.

Diharapkan, ibu menyusui yang memiliki masalah meneteki baiknya bisa datang ke RSUD Kota Tangerang untuk konsultasi dan diajari bagaimana menyusui yang baik, begitu juga masyarakat yang memiliki anak balita dengan gangguan tumbuh kembang.(ADV)

TEKNO
Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang

Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang

Jumat, 9 Januari 2026 | 15:33

Kehilangan barang, hewan peliharaan, hingga anggota keluarga kini tak lagi harus dihadapi sendirian.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

WISATA
Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15

Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill