Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One
Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang (Pemkot) melalui Dinas Kesehatan, melakukan swab acak jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022. Hal ini juga sebagai upaya terdeteksi COVID-19 varian Omicron.
Kepala Dinkes Kota Tangerang dr.Dini Anggraeni mengatakan, bahwa mulai Senin 27 Desember 2021, pihaknya melakukan screening di beberapa tempat yaitu, di mal, pasar, dan pusat perbelanjaaan lainnya. Targetnya, sehari sebanyak 500 orang diswab PCR.
Screening akan menyasar pengelola toko, pegawai, dan pedagang. Dimana orang-orang tersebut beresiko tinggi, karena mobilitasnya yang meningkat di nataru ini. Selain itu, mereka juga akan banyak bertemu dengan masyarakat atau para pelaku perjalanan dalam aktivitasnya.
“Mulai Senin depan, akan kami jadwalkan juga hingga Januari untuk screening swab PCR ini. Dengan target 500 orang per hari, diharapkan tidak ditemukan kasus orang yang terdeteksi COVID-19,” jelasnya, Jumat 24 Desember 2021.
Menurutnya, tujuan dari screening ini adalah untuk mengantisipasi penyebaran virus COVID-19, terutama dengan adanya varian baru Omicron.
Screening ini sudah mulai dilakukan hari ini di Terminal Poris Plawad terhadap para pedagang maupun personil terminal. Namun screening masih dilakukan dengan target kecil yakni sebanyak 100 orang.
“Ini merupakan langkah awal yang kami lakukan untuk mengecek apakah dari pedagang maupun personil-personil Terminal Poris Plawad ada yang terdeteksi positif corona,” jelasnya saat ditemui di ruangannya.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews