Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pria tua yang tiba-tiba jatuh terkapar di kawasan Gembor, Periuk, Kota Tangerang pada Selasa 25 Januari 2022 malam dikabarkan meninggal. Identitas pria tersebut pun berhasil terungkap.
Kapolsek Jatiuwung Kompol Zazali Hariyono mengatakan, identitas pria tersebut diketahui bernama Sutarmin yang berusia 60 tahun.
Sutarmin merupakan warga Jalan Gurame IV, Karawaci Baru, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.
"Iya, benar beliau meninggal. Sudah diurus dengan keluarganya," ujarnya saat dihubungi, Rabu 26 Januari 2022.
Zazali menjelaskan, insiden berawal saat Sutarmin sedang mendorong sepeda motornya, lalu tiba-tiba terjatuh tidak sadarkan diri, hingga dinyatakan meninggal.
"Berdasarkan informasi dari keluarga, beliau memang sudah sakit-sakitan," katanya.
Sutarmin sempat dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang, tetapi nyawanya tidak dapat tetolong. "Kami juga sudah swab dan hasilnya negatif," imbuhnya.
Adapun dalam video yang diterima, Sutarmin yang jatuh terkapar mengenakan kaus berwarna hitam berlambang Satpol PP. "Ya memang suka bantu-bantu Satpol Karawaci," pungkasnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
PT PLN (Persero) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang energi panas bumi atau geotermal nasional dari 2,8 gigawatt (GW) saat ini menjadi 7,9 GW pada 2033.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews