Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANGNEWS.com-Tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit atau bed occupancy rate (bor) di Kota Tangerang telah mencapai 40,84 persen dari total kapasitas 1.026 tempat tidur, seiring peningkatan jumlah kasus penularan covid-19.
Sementara Pemerintah Kota Tangerang sedang mempersiapkan rumah isolasi terkosentrasi atau rit dengan kapasitas 120 tempat tidur di gedung SMP Negeri 30 Tangerang. Pasalnya, dua rit dengan kapasitas 126 tempat tidur yang ada sebelumnya telah terisi penuh.
Adapun berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tangerang, jumlah kasus harian COVID-19 mencapai 768 dengan total kasus aktif mencapai 4.836, pada Kamis 3 Februari 2022, siang.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengaku sedang mempersiapkan rumah isolasi terkonsentrasi atau rit ketiga di Gedung SMP Negeri 30 Tangerang, Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, sebagai antisipasi keterbatasan tempat.
“Di sana kapasitasnya 120 tempat tidur. Sedangkan dua rit sebelumnya yakni Puskesmas Jurumudi Baru dan Batusari dengan kapasitas 126 tempat tidur, sekarang hanya tersisa delapan tempat tidur,” jelasnya.
Menurutnya, beragam upaya antisipasi telah dilakukan Pemkot Tangerang, mulai dari penghentian pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas 100 persen, penerapan bekerja dari rumah, percepatan vaksin booster hingga cepat tanggap lakukan tracing.
“Kami juga menghimbau masyarakat apabila ada gejala batuk dan pilek, maka dapat segera melakukan pemeriksaan Swab PCR di puskesmas terdekat, sebagai upaya pencegahan dini,” jelas Arief.
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TODAY TAGMemasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews