Connect With Us

Tembus 1.511 Kasus, Covid-19 di Kota Tangerang Kian Ganas 

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 4 Februari 2022 | 11:46

Ilustrasi Covid-19 Varian Omicron. (@TangerangNews / Idxchannel)

TANGERANGNEWS.com-Kasus Covid-19 di Kota Tangerang semakin mengganas. Bahkan dari data Pemkot Tangerang melalui laman https://covid19.tangerangkota.go.id/, pada Kamis 3 Februari 2022, kasus Covid-19 bertambah menjadi 1.511.

Sementara, ada 943 suspek aktif Covid-19 tengah menjalani perawatan. Jika dikalkulasi, total ada 36.765 kasus Covid-19 di Kota Tangerang selama pandemi. Adapun pemerintah pusat telah memperingatkan untuk bersiap-siap terjadinya gelombang ketiga Covid-19. 

Ketua IDI Kota Tangerang, dr Emma Agustini mengingatkan, respons terhadap Covid-19 varian Omicron ini tidak bisa dianggap remeh karena akan berdampak serius. Menurutnya, varian Omicron tidak pantas bisa dianggap dampaknya ringan. 

Pada dasarnya, kata dr Emma, varian Omicron ini masih sama, yakni virus Corona. Patut diketahui, varian ini mempunyai kemampuan 70 kali lebih cepat menyebar dari varian Delta. 

Jika mengenai orang sekitar, jadi lebih berat terutama pada lansia, komorbid, dan mereka yang belum terima vaksin. "Secara klinis Omicron jauh lebih ringan, ini hanya karena mayoritas sudah mempunyai imunitas dari vaksinasi. Tapi, Omicron mempunyai dampak jangka panjang yang disebut dengan long Covid, atau bahkan potensi kematian," ujar Emma. 

"Artinya, kita atau masyarakat tidak bisa meremehkan varian Omicron ini," tegasnya lagi.  

Emma pun menyarankan, Pemkot Tangerang untuk meningkatkan mitigasi testing, tracing, treatment (3T), penerapan 5M, dan percepatan vaksinasi yang menjadi sangat penting. 

"Para ahli telah menilai, dengan membiarkan omicron bersikulasi dan merajalela, akan berdampak buruk. Karena virus ini akan bereplikasi dan bermutasi menjadi varian yang lebih baru lagi," katanya. 

Lebih jauh dr Emma menjelaskan sejumlah gejala Omicron, yakni mulai dari nyeri kepala, mual, muntah, sesak napas, diare, mudah lelah, demam, hidung tersumbat, batuk kering, nyeri tenggorokan, dan tenggorokan gatal. 

Ia mengimbau jika merasakan gejala-gejala tersebut, segera periksakan ke fasilitas kesehatan terdekat dan jangan takut serta jangan menunda-nunda. Selain itu, juga perlu melakukan isolasi mandiri di rumah.  

“Memperketat dan disiplin protokol kesehatan, konsumsi vitamin, cukupi kebutuhan makan makanan bergizi dan buah serta perbanyak istirahat," sambung dia.

NASIONAL
Polisi Klaim Pengendara Makin Taat Lalu Lintas Setelah Ada ETLE

Polisi Klaim Pengendara Makin Taat Lalu Lintas Setelah Ada ETLE

Selasa, 30 Desember 2025 | 17:02

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho mengungkapkan bahwa sistem tilang elektronik atau ETLE semakin mendominasi penegakan hukum lalu lintas sepanjang 2025.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

MANCANEGARA
Zohran Mamdani Diproyeksikan Jadi Wali Kota Muslim Pertama di New York 

Zohran Mamdani Diproyeksikan Jadi Wali Kota Muslim Pertama di New York 

Rabu, 5 November 2025 | 12:34

Nama Zohran Mamdani menjadi sorotan dunia usai hasil proyeksi pemilu menunjukkan dirinya unggul jauh dalam pemilihan Wali Kota New York.

BANTEN
BMKG ‘Ramal’ Malam Tahun Baru 2026 di Tangerang Diguyur Hujan Lebat

BMKG ‘Ramal’ Malam Tahun Baru 2026 di Tangerang Diguyur Hujan Lebat

Rabu, 31 Desember 2025 | 11:43

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II memperingatkan potensi cuaca ekstrem yang berpeluang terjadi di wilayah Banten hingga 3 Januari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill