Connect With Us

Pekan Depan, Belajar Tatap Muka Bakal Kembali Diterapkan di Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 23 Februari 2022 | 12:34

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaludin. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang berencana akan kembali menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbata, seiring mulai menurunnya kasus harian penularan Covid-19. Ditargetkan PTM ini akan diterapkan pekan depan.

Jamaluddin, Kepala Dindik Kota Tangerang mengatakan, saat ini Kota Tangerang masih menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk tingkat pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Namun seiring mulai menurunnya jumlah kasus harian penularan Covid-19 , pihaknya berencana akan secepatnya menggelar kembali PTM di sekolah.

 "Jika dalam waktu satu pekan kedepan kasus penularan telah menyentuh 200 kasus per hari, kita kembali terapkan PJJ secepatnya," ujarnya, Rabu 23 Februari 2022.

Akan tetapi pihaknya masih akan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Tangerang, untuk menentukan waktu yang tepat. "Kita koordinasi dulu," ujar Jamaluddin.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tangerang hingga Rabu 23 Februari 2022, siang, penularan kasus harian Covid-19 kini telah menyentuh 961 kasus, dari sebelumnya di atas 1.000 kasus per hari. Sedangkan angka kesembuhan mencapai 1.562 kasus.

BISNIS
Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Kamis, 7 Mei 2026 | 11:08

Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TANGSEL
Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:24

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menaikkan anggaran perbaikan rumah tidak layak huni pada tahun 2026 dari sebelumnya Rp71 juta menjadi Rp75 juta per unitnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill