Sudah 6 Hari Terbakar, Hujan Buatan untuk TPA Jatiwaringin Malah Tertunda Akibat Hal Ini
Minggu, 5 Juli 2026 | 19:50
Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk penanganan kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) harus ditunda kembali.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pemuda di Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, dikeroyok empat pelaku curanmor, Rabu 2 Maret 2022, dini hari.
Hal itu terjadi, ketika pemuda bernama Febri tersebut memergoki dan mengejar keempat pelaku yang mencuri sepeda motor tetangganya.
Awalnya pelaku datang dengan berboncengan dua sepeda motor ke lokasi di Jalan Lembang Baru, Sudimara Barat, sekitar pukul 04.30 WIB. Ciri-ciri pelaku masih berusia muda dan salah satunya berambut gondrong.
Lalu, salah satu pelaku mengincar sepeda motor Honda Vario bernopol B-3840-EOT yang terparkir di garasi rumah.
“Di garasi ada tiga sepeda motor. Satu motor yang punya saudara saya itu parkir dekat dengan pintu pagar. Itu yang dicuri,” kata Alifia Fadila, tetangga Febri, Kamis 3 Maret 2022.
Pelaku pun masuk ke pekarangan rumah dan mengambil sepeda motor tersebut setelah membobol kunci kontaknya.
Namun, saat sepeda motor didorong ke luar rumah, Febri melihat aksi para pelaku. Setelah menyadari yang membawa sepeda motor itu bukan tetangganya, dia pun langsung meneriaki mereka hingga warga lain keluar.
Pelaku lalu kabur. Febri sempat mencoba mengejar seorang diri. Namun dia dikeroyok para pelaku yang ternyata memabawa senjata tajam.
“Dia dipukulin empat orang, sempat ngelawan tapi tidak kuat. Bahkan ada dua pelaku bawa senjata tajam kayak pisau. Untung dia tidak luka,” jelas Alifia.
Atas pengeroyokan itu, korban mengalami luka lebam di tubuhnya. Sementara sepeda motor tetangganya tetap berhasil dibawa kabur pelaku. “Kata ibunya (Febri), ada lebam di badan belakang. Tapi beruntung cuma motor yang diambil, Febrinya selamat,” ujar Alifia.
Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk penanganan kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) harus ditunda kembali.
TODAY TAGPemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews