Connect With Us

Luhut: PSEL Kota Tangerang Berdampak Positif Kurangi Volume Sampah

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 10 Maret 2022 | 16:26

Pemerintah Kota Tangerang siap mendukung berjalannya proyek strategis nasional Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi mengatasi masalah persampahan perkotaan (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, keberadaan proyek Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Palembang dan Kota Tangerang  memberikan dampak positif dari perspektif pengurangan volume sampah yang selama ini semakin menggunung dan menempatkan banyak kota di Indonesia dalam situasi darurat sampah.

Selain itu, PSEL juga sebagai solusi mengurangi kebutuhan lahan TPA, mengurangi dampak emisi Gas Rumah Kaca (GRK) serta FABA (Fly Ash and Bottom Ash) yang dapat dimanfaatkan melalui pengelolaan sampah yang menghasilkan listrik. 

“Permasalahan sampah sudah sangat lama menjadi permasalahan yang belum dapat diatasi hingga saat ini. Sampah menjadi permasalahan general, saat ini sampah belum bisa dibersihkan dikarenakan tidak ada penampungan dan pengelolaannya, ada penampungannya namun karena pengelolaannya tidak optimal dan menjadi overload,” kata Luhut dalam keterangan pers, Kamis 10 Maret 2022.

Sebelumnya, Kementerian Maritim dan Investasi melalui Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi telah memfasilitasi penandantanganan kerja sama pembangunan fasilitas PSEL di Kota Palembang dan Kota Tangerang dalam sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden No. 35 Tahun 2018. 

Acara tersebut dilaksanakan di Kantor Kemenko Marves itu dan disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan diikuti secara daring Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM beserta seluruh perwakilan Kementerian/Lembaga masuk dalam Tim Koordinasi Percepatan Pembangunan.

Kegiatan PKS dilakukan antara Pemerintah Kota Tangerang yang diwakili oleh Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah dan PT. Oligo Infra Swarna Nusantara diwakili oleh Presiden Direktur Monsieur Jacques Assouline serta Komisaris Utama Prof. Dr. Bambang P. Brodjonegoro. 

Sedangkan untuk penandatanganan PKS Kota Palembang dilakukan oleh Wali Kota Palembang Harnojoyo dan Direktur PT. Indo Green Power Shao Jianli.  Hadir juga dalam acara tersebut yakni Ketua DPRD Kota Palembang, Ketua DPRD Kota Tangerang, Kepala Dinas ESDM Provinsi Sumatera Selatan dan jajaran Pemerintah Kota Palembang serta Tangerang. 

Luhut menambahkan Pemerintah Pusat mendukung penuh upaya-upaya Pemerintah Daerah untuk mencapai pembangunan kota yang berwawasan lingkungan, dan untuk itu semua stakeholder harus kompak untuk menangani sampah ini sehingga memberi dampak positif bagi lingkungan, masyarakat dan perekonomian. 

Luhut juga menekankan bahwa untuk mengatasi permasalahan sampah ini semua pihak harus kompak dan bekerjasama dengan baik untuk dapat membangun lingkungan yang berkelanjutan. 

“Kita harus mampu menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang maju dan mampu mengelola sampahnya. Saya menitipkan agar Pimpinan Daerah dan DPRD untuk bahu membahu untuk membuat rakyat sejahtera dan dapat menikmati kebersihan,” kata dia. 

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyampaikan terima kasih kepada Kementrian Maritim dan Investasi yang telah menjadikan Kota Tangerang sebagai daerah yang menjalankan Proyek Strategi Nasional (PSN) yakni Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). 

Termasuk juga kepada Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi yang telah memfasilitasi agenda penandatanganan kerjasama antara Pemkot Tangerang dengan  PT. Oligo Infra Swarna Nusantara. 

Pemkot Tangerang berharap dukungan dari pemerintah pusat agar PSN di Kota Tangerang dapat berjalan lancar dan sesuai target terutama dalam mengatasi permasalahan sampah dalam kota yang diolah menjadi energi listrik. 

"Kota Tangerang ditunjuk pemerintah pusat sebagai daerah yang masuk dalam proyek PSN melalui proyek PSEL. Proyek ini juga membantu kota tangerang dalam pengolahan sampah seiring keterbatasan laham di TPA Rawakucing saat ini. Kota tangerang sangat mendukung sekali program pemerintah pusat ini," ujarnya. 

Perlu diketahui teknologi yang akan digunakan oleh PSEL Tangerang dan Palembang tidak sama. PSEL Kota Palembang, akan menggunakan teknologi Stocker Moving Grade (SMG) yang akan mengelola sampah sekitar 1000 Ton/hari dan dapat membangkitkan tenaga listrik dengan potensi sampai 16MW. 

Sementara untuk PSEL Kota Tangerang dibagi dalam dua lokasi yakni TPA Rawakucing dan Jatiuwung. Hal ini karena TPA Rawa Kucing berlokasi hanya 1,3 km dari pagar Bandar Udara Soekarno-Hatta dan adanya ketentuan pembatasan ketinggian bangunan termasuk dalam Kawasan Keselamatan dan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandar Udara Soekarno Hatta. 

Untuk lokasi yang di TPA Rawa Kucing akan dibangun sistem pengolahan sampah yang menghasilkan Refused Derived Fuel (RDF) dan fasilitas pengolahan biologis Anaerobic Digester yang dilengkapi dengan unit pembangkit panas dan listrik dari biogas. dengan kemampuan daya olah kapasitas pengolahan sampah di TPA Rawa Kucing mampu mencapai 2.200 ton per hari, dan berpotensi membangkitkan daya listrik sampai dengan 13,5 MW. 

Kemudian RDF yang dihasilkan di TPA Rawa Kucing digunakan sebagai bahan bakar dari pembangkit listrik thermal yang berada di lokasi kedua yaitu Jatiuwung yang dapat membangkitkan tenaga listrik sampai dengan 26 MW.

HIBURAN
Wedding Open House Whispers of Forever Hadirkan Inspirasi Pernikahan di VIVERE Hotel ARTOTEL Curated

Wedding Open House Whispers of Forever Hadirkan Inspirasi Pernikahan di VIVERE Hotel ARTOTEL Curated

Sabtu, 18 April 2026 | 19:00

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbeda bagi calon pengantin melalui Wedding Open House bertajuk “Whispers of Forever” yang digelar pada 18 April 2026. Kegiatan ini menjadi ruang inspirasi bagi pasangan

NASIONAL
Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Jumat, 17 April 2026 | 10:35

Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan mengumumkan pembukaan rekrutmen besar-besaran untuk pengelolaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mulai 15 April 2026.

BANDARA
AirNav Terapkan Sistem ATMAS, Pangkas Waktu Koordinasi Pilot-ATC hingga Kurangi Potensi Delay

AirNav Terapkan Sistem ATMAS, Pangkas Waktu Koordinasi Pilot-ATC hingga Kurangi Potensi Delay

Minggu, 19 April 2026 | 22:27

AirNav Indonesia melakukan lompatan besar dalam dunia navigasi penerbangan dengan mengimplementasikan Air Traffic Management Automation System (ATMAS).

OPINI
Cara Islam Mengatasi Krisis Energi

Cara Islam Mengatasi Krisis Energi

Minggu, 19 April 2026 | 21:19

Perang Iran vs Israel-AS membuat khawatir negara-negara dikawasan, akan ancaman kelangkaan kebutuhan minyak di negerinya, yang berpotensi menyebabkan timbulnya krisis energi dunia. Tidak terkecuali di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill