Connect With Us

Soal Tudingan di Medsos Jadi Tekanan Pemuda Bunuh Diri di Tangerang, Ini Tanggapan Polisi

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 14 Maret 2022 | 14:05

Pemuda berinisial VM, 26, saat ditemukan tewas gantung diri di kawasan Ciledug, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pihak kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyampaikan bahwa mahasiswanya berinisial VM, 26, yang ditemukan tewas gantung diri di kawasan Kelurahan Paninggilan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pada Sabtu 12 Maret lalu, melakukan bunuh diri karena berbagai tekanan sosial. Pihak kepolisian pun memberikan tanggapan.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota Kompol Rudi Ardiana mengatakan, pihaknya masih menunggu laporan dari keluarga korban. Dia menyebut, korban dipastikan meninggal karena bunuh diri.

"Kalau berbicara kita penindakan dalam penegakan hukum kita akan bertindak apabila korban meninggal akibat perbuatan orang lain atau korban difitnah dan itu pun ada laporannya," ujarnya, Senin 14 Maret 2022.

Misalnya, sambung Rudi, delik aduan atau ada korban dipojokan dengan unsur SARA atau semua hal yang terkait dengan yang tercantum dalam undang-undang.

Adapun terkait ramai di media sosial, pihaknya telah menemukan akun-akun di Twitter yang bisa dimintai keterangan untuk mengetahui penyebab korban bunuh diri.

"Jadi meninggalnya orang ini karena bunuh diri memang, tetapi kalau misalkan ada kata-kata bully-an dan lain-lain yang disampaikan oleh orang lain tersebut dan pihak yang dirugikan melaporkan ke kami, artinya almarhum, selama itu dilaporkan," katanya.

Sebelumnya, pihak kampus angkat bicara ihwal mahasiswa berinisial VM tersebut yang masih tercatat sebagai mahasiswa UNJ sampai hari ini. VM diketahui mahasiswa Fakultas Teknik tepatnya jurusan Pendidikan Teknik Mesin angkatan 2014.

“VM tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Teknik UNJ. Sesuai di status pangkalan data pendidikan tinggi (PDDikti) yang bersangkutan masih tercatat mahasiswa," ujar Kepala Divisi Media dan Publikasi Humas UNJ Syaifudin seperti dilansir dari Detik, Minggu 13 Maret 2022.

Syaifudin menyebutkan UNJ mendapat informasi mengenai kondisi terakhir VM dan menyampaikan turut prihatin serta berduka cita. “Berdasarkan informasi yang didapat VM melakukan bunuh diri karena berbagai tekanan sosial yang dirasakan korban pada masalah sosial yang dihadapinya," kata Syaifudin.

Terkait soal kabar di media sosial bahwa VM pernah diadukan ke kampus, Syaifudin mengatakan bahwa selama ini tak ada laporan kepada pihak kampus. Selanjutnya dia menyerahkan sepenuhnya kasus yang terjadi ini kepada pihak kepolisian.

“Tudingan yang berkembang di media sosial, sepenuhnya pihak UNJ serahkan kepada pihak kepolisian untuk proses lebih lanjutnya," tutur Syaifudin.

SPORT
Gagal Rebut Poin Penuh dari Bhayangkara FC, Persita Alihkan Fokus ke Persija  

Gagal Rebut Poin Penuh dari Bhayangkara FC, Persita Alihkan Fokus ke Persija  

Rabu, 28 Januari 2026 | 12:44

Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

BISNIS
Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill