Connect With Us

Kasus Tawuran Pelajar Mencemaskan, Kajari Tangerang Usul Konsep Sekolah Pembinaan

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 17 Maret 2022 | 11:36

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Erich Folanda saat menyampaikan keterangan pers seusai acara pemusnahan barang bukti periode Oktober 2021-Maret 2022. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Maraknya kasus tawuran antarpelajar di Kota Tangerang membuat Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Tangerang Erich Folanda cemas. Dia pun mengkonsepkan sekolah pembinaan untuk mengatasi kenakalan pelajar yang mengarah ke perkara pidana ini.

"Yang saya lihat mengkhawatirkan pekelahian anak-anak, yang saya lihat cukup mendominasi kejahatan yang ada di Kota Tangerang," kata Erich seusai melakukan pemusnahan barang bukti 250 perkara di kantor Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Kamis 17 Maret 2022.

Erich mengungkapkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pimpinan Polres Metro Tangerang Kota, Kodim 0506/Tangerang, dan Pemkot Tangerang untuk mengatasi tawuran antarpelajar yang marak belakangan ini.

"Saya sudah koordinasi dengan kapolres, dandim, wali kota untuk masalah penanganan perkara yang terkait dengan anak-anak terutama tindak kekerasan," ungkapnya.

Erich menganggap, kasus tawuran antarpelajar ini seolah bukan berupa kenakalan, tetapi tindakan kriminal, karena bisa melukai bahkan menghilangkan nyawa.

"Saya rasa tidak cukup hanya dengan memidanakan pelaku. Saya lihat sudah tidak lagi berupa kenakalan, tapi sudah mengarah kriminal. Yang ini mesti diwaspadai," ucap Erich.

Selain berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, lanjut Erich, pihaknya pun mengusulkan konsep sekolah pembinaan. 

"Yang saya usulkan untuk adanya dukungan suatu kegiatan apakah bentuknya sekolah Kodim atau apalah yang memang bagi para pelaku untuk dapat dibina, dididik, disiplinkan. Jadi tidak hanya berupa pemidanaan, juga harus dibangun karakternya," terangnya.

Usulan tersebut masih sebatas konsep, alias belum direalisasikan. Sebab, kegiatan pembelajaran masih terbatas karena pandemi Covid-19.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Pemprov Banten Dorong Elektrifikasi KRL Rangkasbitung–Merak, Investasi Capai Rp1,29 Triliun

Pemprov Banten Dorong Elektrifikasi KRL Rangkasbitung–Merak, Investasi Capai Rp1,29 Triliun

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 23:06

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mematangkan rencana percepatan elektrifikasi dan pembangunan jalur ganda (double track) kereta api relasi Rangkasbitung–Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill