Connect With Us

PKS Kota Tangerang Konsolidasi Politik Bahas Pemenangan Pemilu 2024

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 20 Maret 2022 | 21:31

Pengurus PKS Kota Tangerang saat konferensi pers terkait rapat kerja daerah (rakerda) tahun 2022 di salah satu gedung pertemuan di kawasan Jatiuwung, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tangerang menggelar rapat kerja daerah (rakerda) tahun 2022 di salah satu hotel di kawasan Jatiuwung, Kota Tangerang, Minggu 20 Maret 2022. Dalam rakerda ini, PKS akan memfokuskan agenda konsolidasi politik.

Ketua DPD PKS Kota Tangerang Arif Wibowo mengatakan, rakerda merupakan forum struktur untuk membahas dan menetapkan program kegiatan partai sepanjang 2022.

"Tahun ini keluarnya itu lebih pada pemenangan, bukan sekadar sosialisasi tapi konsolidasi pemenangan keluar," ujarnya.

Tahun konsolidasi politik, kata Arif, pihaknya akan melakukan konsolidasi pemenangan dengan melibatkan stakeholder yang lebih luas lagi untuk bisa memenangkan pemilu mendatang.

Menurut Arif, PKS Kota Tangerang juga akan memperluas jaringan hingga tingkat rukun tetangga. "Ini memang kerja besar dan bukan perkara mudah. Kita akan berusaha supaya target tercapai," imbuh dia.

PKS Kota Tangerang melakukan launching bakal calon anggota dewan (BCAD) pemilu 2024 yang sebelumnya sudah dijaring pada Desember 2021 lalu.

Setelah dijaring, BCAD yang jumlahnya 200 persen dari kuota kursi ini akan diajukan dan dibahas di tingkat wilayah maupun pusat, sehingga akan ada SK tentang penjaringan.

"Kemudian berikutnya kita akan sosialisasi bacakada (bakal calon kepala daerah). Makanya nanti kita akan lakukan roadshow ke kelurahan se-Kota Tangerang untuk sosialisasi bacakada secara masif," jelasnya.

Arif mengungkapkan, ada 6.500 kader baru yang bergabung dengan PKS Kota Tangerang. Para kader baru ini berasal dari berbagai latar belakang, seperti mahasiswa, pedagang, hingga pensiunan pegawai negeri sipil.

"Alhamdullilah satu tahun yang lalu kita sudah mendapatkan 6 ribu anggota. Jadi sekitar 25 persen dari target 24 ribu. Kalau setahun 25 persen jadi empat tahun tercapailah tapi pengen tahun 2023 itu 24 ribu sudah terpenuhi," tuturnya.

Dalam rakerda, PKS Kota Tangerang juga melantik delapan anggota dewan pakar. Sekretaris MPD PKS Kota Tangerang Lutfi Hidayat mengatakan, ke depan masih akan ada dewan pakar lainnya yang turut dilantik.

Diharapkan dewan pakar ini bisa berkontribusi memberikan sumbangsih  pemikirannya. "Anggota dewan pakar jumlahnya minimal tiga orang. Idealnya anggota dewan pakar berjumlah sebanyak-banyaknya. Jadi, tergantung kepakaran," katanya.

Kedelapan dewan pakar yang dilantik itu di antaranya, Agung Siswahyu, ST., MT (Bidang Teknik Kimia dan Lingkungan), Dr. Muhammad Asif Khan (Bidang Manajemen dan Politik), Nurhakim S.Sos.,M.Si (Bidang Sosial dan Politik), Drs. Dadi Sudiana (Bidang Agribisnis dan UKM), Dr. Ir. Yuli Kurnia Ningsih, MT, IPM (Bidang Elektro, Antena).

Lalu, Dr. Nur Afny Catur Andryani., S.Si., MSc (Bidang Data Science dan Artificial Intelegent), D. Machdum Fuady, SH., MH (Bidang Hukum), dr. Ni'matullah Mansur., MARS (Bidang Kesehatan).

KAB. TANGERANG
Panic Buying Terjadi di SPBU Tangerang, Antrean Mengular hingga 30 Meter

Panic Buying Terjadi di SPBU Tangerang, Antrean Mengular hingga 30 Meter

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:24

Isu kenaikan harga pada Bahan Bakar Minyak (BBM) memicu panic buying atau pembelian mendadak oleh pelanggan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kabupaten Tangerang.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Minta Warga Tak Panic Buying BBM, Bisa Sebabkan Kelangkaan

Pemkot Tangerang Minta Warga Tak Panic Buying BBM, Bisa Sebabkan Kelangkaan

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:15

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang meminta warga tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas menyusul beredarnya isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

PROPERTI
Andra Soni Akui Masih Tinggal di Rumah Subsidi, Kredit Sejak 2003

Andra Soni Akui Masih Tinggal di Rumah Subsidi, Kredit Sejak 2003

Selasa, 31 Maret 2026 | 10:24

Gubernur Banten Andra Soni mengungkap kisah pribadinya yang masih tinggal di rumah subsidi hingga saat ini. Cerita itu ia sampaikan saat menghadiri acara Peluncuran BSPS Secara Nasional Tahun Anggaran 2026 dan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill