Connect With Us

Polsek Pinang Tangerang Sempat Terendam Banjir

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 7 April 2022 | 12:15

Kondisi terkini Mapolsek Pinang sudah surut dari banjir dampak hujan deras, Kamis 7 April 2022. (@TangerangNews / Polsek Pinang)

TANGERANGNEWS.com-Markas Polsek Pinang, Polres Metro Tangerang Kota di Jalan Gempol Raya, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, sempat terendam banjir, Selasa 5 April 2022, malam.

Kini, pada Kamis 7 April 2022, banjir di Mapolsek Pinang tersebut sudah surut. "Tidak (banjir), sudah normal," kata Kapolsek Pinang IPTU Tapril saat dikonfirmasi.

Menurutnya, banjir di Mapolsek Pinang surut sejak pagi tadi. Ditanya lebih lanjut terkait situasi Polsek Pinang pasca-banjir, Kapolsek enggan menjelaskan. "Pagi sudah kering jelasnya. Terima kasih perhatiannya," ucapnya.

Sebelumnya, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang Ghufron Falfeli menyebut, Polsek Pinang terendam banjir setelah hujan deras mengguyur Kota Tangerang.

Banjir dengan ketinggian air 40 sentimeter itu, diduga dipicu lokasi gedung Polsek Pinang yang lebih rendah dari area sekitarnya.

"Itu (Mapolsek Pinang) sementara terpantau di laporan 40 sentimeter ya, barengan Gempol dia. Satu jalur sama Gempol, datarannya rendah," ujarnya kepada wartawan, Selasa 5 April 2022.

KOTA TANGERANG
Ada Pelatihan Kreasi Konten AI di Kota Tangerang Gratis, Cek Link Pendaftaran

Ada Pelatihan Kreasi Konten AI di Kota Tangerang Gratis, Cek Link Pendaftaran

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:56

Dalam rangka meningkatkan literasi digital dan kreativitas masyarakat di era kecerdasan buatan, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang membuka pendaftaran untuk program Kelas Literasi: AI Content Creation Bootcamp.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill