Connect With Us

Warga Tuding Pemkot Tangerang Tidak Serius Tangani Kerusakan Jalan Juanda

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 17 April 2022 | 15:53

Kondisi Jalan Juanda, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang yang tak kunjung diperbaiki. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Warga geram dengan kondisi Jalan Juanda, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang yang tak kunjung diperbaiki. Warga pun menuding Pemerintah Kota Tangerang tidak serius dalam menangani kerusakan jalan tersebut.

"Kami mempertanyakan kinerja dari Pemkot Tangerang melalui Dishub dan DPUPR-nya, pasalnya mobil truk tanah atau transformer masih saja melintasi jalan tersebut," ujar Hardiansyah, Presidium Aliansi Batuceper Menggugat dalam keterangan tertulisnya kepada TangerangNews, Minggu 17 April 2022.

Pemasangan rambu lalu lintas di Jalan Juanda berdasarkan hasil kesepakatan dengan DPRD Kota Tangerang, jelas melarang truk bertonase besar untuk melintas. Tapi faktanya truk-truk tersebut masih saja lalu lalang.

Hardiansyah menyebut, penegakan Perda No 8/2018 tentang kenyamanan, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat tidak dijalankan.

"Ditambah lagi adanya pembiaran terhadap pelanggar lalu lintas yang menabrak portal hingga rusak, padahal portal dipasang bertujuan untuk mengurangi kerusakan jalan dan mencegah terjadinya kecelakaan yang lebih besar di jalan tersebut," katanya.

Seharusnya, para pelanggar lalu lintas diberikan sanksi untuk menimbulkan efek jera. Apalagi portalnya dibiarkan begitu saja tergeletak di bahu jalan usai ditabrak.

"Itu kan aset negara, kok dibiarkan saja, memang portal dibuat tidak pakai biaya? Ini enggak main-main loh, rambu lalu lintas yang merupakan aset negara dirusak begitu saja tanpa ada sanksi, kok dibiarkan?" pungkasnya.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

KOTA TANGERANG
Asal-usul Pondok Bahar, Kampung di Tangerang yang Namanya Berasal dari Kerajinan Gelang Legendaris

Asal-usul Pondok Bahar, Kampung di Tangerang yang Namanya Berasal dari Kerajinan Gelang Legendaris

Senin, 2 November 2026 | 09:04

Nama Pondok Bahar di Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, ternyata memiliki kaitan erat dengan pohon bahar yang dahulu tumbuh melimpah di sepanjang Kali Angke.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill