Program MBG Berpotensi Merugi Rp1,27 T Per Pekan Gegara Makanan Terbuang
Rabu, 25 Februari 2026 | 14:55
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi mengalami kerugian akibat makanan terbuang mencapai Rp1,27 triliun setiap pekan.
TANGERANGNEWS.com-Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang bersama Badan Pengelola Transportasi Jakarta (BPTJ) lakukan pemeriksaan kelayakan armada bus, yang akan digunakan untuk mengantar pemudik di Terminal Poris Plawad, Senin 18 April 2022.
Dari hasil pemeriksaan tersebut , petugas temukan beberapa bus mengalami kerusakan kecil, sehingga diminta untuk dilakukan perbaikan, namun masih diizinkan beroperasi.
Adapun pemerisaan dilakukan pada seluruh bagian bus, mulai dari kondisi ban dan fungsi rem, alat keselamatan serta pertolongan pertama di dalam bus, fungsi dari lampu, serta surat kelengkapan izin trayek.
“Kami temukan beberapa bus alami kerusakan kecil , seperti pasa bagian wiper atau alat penyeka air hujan pasa kaca depan bus,” kata Wahyudi Iskandar, Kepala Dishub Kota Tangerang.

Namun demikian, awak bus hanya mendapat teguran untuk segera dilakukan perbaikan dan masih diizinkan beroperasi melayani pemudik. “Karena kategori kerusakan ringan,” jelasnya.
Menurutnya ramp check dilakukan jelang arus mudik untuk memastikan kelayakan bus untuk beroperasi di jalan melayani pemudik.
“Sejauh ini belum ada bus yang dilarang beroperasi , karena kerusakan bus masih dalam kategori ringan,” ujarnya.
Pemeriksaan kelayakan armada bus telah dilakukan sejak tanggal 5 April 2022 lalu dan secara berkala akan dilakukan hingga arus mudik maupun arus balik Lebaran 2022.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi mengalami kerugian akibat makanan terbuang mencapai Rp1,27 triliun setiap pekan.
TODAY TAGPT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) membagikan total 67.200 boks takjil gratis kepada para penumpang yang menjalankan ibadah puasa di Terminal 1, 2, dan 3.
Upaya menormalisasi Sungai Cirarab di Kabupaten Tangerang terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung selama hampir dua dekade terakhir telah menjadi simbol penting demokrasi lokal di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews