Connect With Us

Volume Sampah di Kota Tangerang saat Lebaran 296 Ton, Berkurang Dibanding Tahun Lalu

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 4 Mei 2022 | 18:49

Volume sampah di Kota Tangerang saat Lebaran ini mencapai 296 ton. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Volume sampah di Kota Tangerang saat Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah atau Lebaran 2022 mencapai 296,25 ton. Jumlah ini berkurang dibandingkan dengan tahun lalu.

Sampah-sampah Lebaran yang tersebar di 13 kecamatan tersebut diangkut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang dengan 65 armada.

Kepala Bidang Kebersihan DLH Kota Tangerang Yudi Pradana mengatakan, volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing saat Lebaran mencapai 296.250 kilogram.

“Jumlahnya berkurang jika dibandingkan dengan tahun lalu (saat Lebaran)," ujarnya, Rabu 4 Mei 2022.

Penurunan volume sampai diperkirakan karena sebagian masyarakat Kota Tangerang melakukan mudik ke kampung halamannya.

Menurutnya, sampah saat Lebaran ini didominasi sampah domestik atau sampah dari rumah tangga.

"Untuk mengatasi jumlah sampah tahun ini, kami menyiapkan 65 armada dengan kekuatan petugas kebersihan sebanyak 350 personel,” jelasnya.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill