Cuaca Ekstrem Mengancam, Pemkot Tangerang Kebut Bedah 100 Rumah Tidak Layak Huni
Selasa, 7 April 2026 | 21:18
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mempercepat realisasi program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) atau bedah rumah.
TANGERANGNEWS.com-Masyarakat di daerah Cimone, Kota Tangerang dihebohkan dengan peristiwa seorang bocah berinisial MF, 8 tahun, terseret arus kali. Peristiwa yang terjadi di Kali Cimone, Jalan Tongkol Raya, Karawaci, Kota Tangerang itu terjadi pada Sabtu 7 Maret 2021 sekitar pukul 13.30 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum hanyut korban sempat bermain bola bersama rekan-rekannya.
Kemudian, bola yang dimainkan tersebut terjatuh ke kali. Lalu korban berusaha untuk mencoba meraih kembali bola tersebut.
Namun, korban justru malah tepeleset ke kali. Lalu tercebur dan terbawa arus sungai Koang.
Hingga malam hari, korban tidak ditemukan. Tim TangerangNews masih berupaya mengkonfirmasi insiden ini ke instansi terkait.
Seperti Kapolsek Karawaci Kompol Hasoloan Situmorang, dan pihak Basarnas, tetapi belum merespons.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mempercepat realisasi program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) atau bedah rumah.
TODAY TAGCuaca ekstrem yang melanda kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang pada Senin, 6 April 2026, memicu kerusakan infrastruktur di Terminal 3.
Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.
Kabar baik datang bagi jemaat Persekutuan Oikoumene Umat Kristen (POUK) Tesalonika di Teluknaga, Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews