Connect With Us

Dikunjungi The Global Fund Country Team, RSUD Kota Tangerang Sampaikan Layanan TB RO yang Berhasil Sembuhkan Pasien

Advertorial | Rabu, 18 Mei 2022 | 12:04

The Global Fund Country Team saat melakukan kunjungan lapangan ke Klinik Akasia RSUD Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang menerima kunjungan kerja dari The Global Fund Country Team dalam rangka melihat pelaksanaan layanan Tuberkulosis Resisten Obat (TB RO), pada Selasa 17 Mei 2022.

Dalam kunjungan tersebut, perwakilan The Global Fund Country Team dipimpin Agnes Dzokoto beserta empat rekannya dan perwakilan Kementerian Kesehatan, tim Dinas Kesehatan Provinsi Banten, tim Dinas Kesehatan Kota Tangerang.

Rombongan pun mendapatkan pemaparan dari tim RSUD Kota Tangerang yang disampaikan dr Virginia Nuriah, Sp. P. terkait pelaksanaan layanan TB RO di Aula RSUD Kota Tangerang.

Lalu, rombongan tersebut melakukan kunjungan ke Klinik Akasia RSUD Kota Tangerang dalam rangka memantau layanan TCM, layanan satelit PMDT, jejaring dengan komunitas, dan termasuk alur pasien dengan penggunaan sistem informasi.

Direktur RSUD Kota Tangerang dr. O.U. Taty Damayanty mengatakan, RSUD Kota Tangerang memiliki Klinik Akasia untuk memberikan layanan TB RO yang telah diresmikan sejak Juni 2021.

Menurutnya, Klinik Akasia RSUD Kota Tangerang saat ini telah dan sedang melayani 73 pasien TB RO yang berasal dari warga Kota Tangerang dan luar daerah Kota Tangerang.

"Saat HUT RSUD Kota Tangerang, ada satu pasien kita yang telah lulus menjalani pengobatan. Alhamdulillah kita sangat senang melihat perjuangan pasien TB RO ini  sembuh," ujarnya.

dr Taty menjelaskan, RSUD Kota Tangerang menerima bantuan dari The Global Fund Country Team yang direalisasikan dengan dibangunnya fasilitas Klinik Akasia sebagai upaya memberikan pelayanan TB RO.

"Kami sudah memberikan pelayanan hampir setahun dan di Klinik Akasia sudah melayani 73 pasien. Jadi, kami sangat berterima kasih, karena RSUD Kota Tangerang terpilih jadi RS rujukan TB RO," ucapnya.

Dalam pelaksanaan layanan Klinik Akasia, pihaknya juga bekerja sama dengan eksternal dan internal seperti 13 pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas).

"Kerja sama atau komunikasi dengan seluruh pihak sangat penting sekali untuk memberikan pelayanan kepada pasien TB RO," katanya.

dr Taty menuturkan, pasien TB RO pengobatannya cukup lama, karena efek sampingnya yang dirasakan sangat luar biasa.

"Jadi biasanya motivasi pasien itu kadang menurun, jadi terus kita berikan motivasi," tuturnya.

dr Taty berharap, RSUD Kota Tangerang bisa terus diberikan dukungan dari para pihak stakeholder demi bisa memberikan pelayanan kesehatan secara paripurna.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada The Global Fund Country yang telah peduli dengan pasien-pasien TB RO.

"Kami sangat mengharapkan terus dukungan dari The Global Fund Country, Kemenkes, Dinkes Banten, Dinkes Kota Tangerang, dan lain sebagainya untuk terus mendukung kami. Kami juga menerima masukan atau kritikan supaya bisa memperbaiki pelayanan RSUD Kota Tangerang," jelasnya.

KOTA TANGERANG
Simak Skema Contraflow Perbaikan Jalan Sangego Bayur Kota Tangerang

Simak Skema Contraflow Perbaikan Jalan Sangego Bayur Kota Tangerang

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:49

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai menerapkan skema rekayasa lalu lintas contraflow selama proyek perbaikan ruas Jalan Sangego Selatan, Bayur, Kecamatan Periuk, berlangsung.

NASIONAL
PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:44

PT PLN (Persero) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang energi panas bumi atau geotermal nasional dari 2,8 gigawatt (GW) saat ini menjadi 7,9 GW pada 2033.

KAB. TANGERANG
Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer

Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:36

Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

BANTEN
Hasil CKG di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Hasil CKG di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:24

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat sebanyak 5.969.889 warganya telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill