Connect With Us

Peneliti Ungkap Temuan Benda Bersejarah Berusia Ribuan Tahun di Masjid Jami Kalipasir Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 23 Mei 2022 | 16:22

Tim peneliti dari Al-Azhar mengungkap hasil temuannya berupa benda bersejarah di Masjid Jami Kalipasir, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Tim peneliti dari Al-Azhar mengungkap hasil temuannya berupa benda bersejarah di Masjid Jami Kalipasir, Kota Tangerang.

"Sebenarnya peradaban di Sungai Cisadane bukan peradaban seratus dua ratus tahun, tapi ribuan tahun," ucap Syariat Alfiyah, peneliti Al-Azhar, Senin 23 Maret 2022.

Benda bersejarah yang menjadi temuan tersebut merupakan sebuah batu berbentuk mata kapak. Pihaknya pun mengklaim benda itu sudah berusia ribuan tahun.

"Kalau kita lihat bukti-bukti arkeologis yang bisa dilihat ada batu kapak Beliung, artinya itu sudah tua, lebih tua dari peradaban Islam itu sudah ada," ungkapnya.

Menurutnya, lokasi yang berada di tepi Sungai Cisadane ini merupakan suatu tempat yang signifikan terkait saksi sejarah.

"Kalau kita kaitkan dengan kedatangan orang-orang Islam, ini kan terkait dengan situs masjid dan nisan-nisan. Oleh karena itu, minimal pada awal-awal 1520-an ini sudah orang-orang Islam yang sudah menetap di sini," paparnya.

Seperti diketahui, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang akan menjadikan Masjid Jami Kalipasir sebagai wisata religi.

Kepala Disbudpar Kota Tangerang Muhamad Noor mengaku kagum dengan nilai sejarah Masjid Jami Kalipasir.

Menurutnya, Masjid Jami Kalipasir yang terletak di Jalan Kalipasir, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang merupakan masjid tertua di Kota Tangerang.

Masjid yang kini sudah berusia 446 tahun tersebut menjadi saksi sejarah perkembangan agama Islam.

"Kami hadir di sini, sebenarnya ingin melihat sejauh mana sejarah di Kota Tangerang. Memang di situs atau artikel-artikel sudah tertulis, tapi kami inginkan kebenaran, sekaligus menggali apa yang bisa dirawat," ujar Noor, Jumat 20 Mei 2022.

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

KOTA TANGERANG
Asal Usul Kampung Pakojan di Kota Tangerang, Berawal dari Tokoh yang Pernah Menimba Ilmu di Jakarta

Asal Usul Kampung Pakojan di Kota Tangerang, Berawal dari Tokoh yang Pernah Menimba Ilmu di Jakarta

Senin, 6 Juli 2026 | 12:48

Nama Kampung Pakojan di Kota Tangerang ternyata memiliki sejarah yang berkaitan erat dengan perjalanan seorang tokoh agama yang pernah menimba ilmu di kawasan Pakojan, Jakarta Barat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill