Connect With Us

Ditemukan Satu Pasien Suspect Hepatitis Akut di Kota Tangerang, Dinkes: Warga DKI Jakarta

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 25 Mei 2022 | 19:51

Kepala Dinkes Kota Tangerang dr Dini Anggraeni. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Satu anak dikabarkan menjadi pasien suspect hepatitis akut yang dirawat disalah satu rumah sakit swasta di Kota Tangerang.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang membenarkan jika ada satu anak yang suspect hepatitis akut. Namun dipastikan pasien tersebut bukanlah warga Kota Tangerang.

"Pasien yang dilaporkan dari RS swasta di Kota Tangerang sebagai bentuk kewaspadaan adalah pasien yang berasal dari luar wilayah Kota Tangerang," ungkap Kadinkes Kota Tangerang dr Dini Anggraeni, Rabu 25 Mei 2022.

Saat ini, kondisi pasien anak berusia 3 tahun itu pun sudah membaik setelah dirawat. Yang bersangkutan pun telah diperbolehkan melakukan rawat jalan dari rumah.

Sementara, untuk lebih memastikan penyakitnya, saat ini sedang dilakukan investigasi lebih lanjut.  "Jadi kasus tersebut masih masuk dalam kategori kasus 'pending clasification'," ujar dr Dini.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten dr Ati Pramudji Hastuti menjelaskan pasien anak itu dirawat di Rumah Sakit Mandaya, Kota Tangerang selama lima hari. Ia pun membantah pasien tersebut warga Kota Tangerang dan menjadi kasus pertama di Banten.

"Di Kota Tangerang belum ada kasus itu," katanya.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

BANTEN
Banten Duduki Posisi Kedua PHK Terbanyak Nasional, Disnaker Sebut Bukan Karena UMP

Banten Duduki Posisi Kedua PHK Terbanyak Nasional, Disnaker Sebut Bukan Karena UMP

Rabu, 1 Juli 2026 | 11:02

Provinsi Banten tercatat sebagai daerah dengan jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) terbanyak kedua di Indonesia sepanjang Januari hingga Mei 2026.

KAB. TANGERANG
BMKG Kesulitan Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin

BMKG Kesulitan Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin

Rabu, 1 Juli 2026 | 23:57

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II menyebut modifikasi cuaca untuk membantu proses pemadaman di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin akan sulit dilakukan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill